Mohammad Anwar Fathoni
Politeknik Negeri Banyuwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hydrodynamic Modelling-Based Prediction and Evaluation of Post-Normalisation Sedimentation in Badeng River with HEC-RAS Zulis Erwanto; Puthut Omar Satriawan; Mohammad Anwar Fathoni
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 7, No 2 (2026): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2026.v7i2.8410

Abstract

The Badeng River in Banyuwangi, Indonesia, has experienced rapid sediment re-accumulation after the 2022 normalization works. This study evaluates post-normalization sedimentation using a one-dimensional HEC-RAS sediment transport model supported by field surveys, sediment sampling, river geometry data, and dredging records. The model predicted annual sediment accumulation of 4,494.88 m³/year at Pakel and 4,380.02 m³/year at Garit. Comparison with dredging records produced a mean absolute error of 1,271.27 m³, corresponding to a deviation of approximately 38–42%. This deviation reflects combined uncertainty from DEM-derived channel geometry, localized excavation records, and excavator-bucket-based dredging volume estimation. Despite this uncertainty, the simulated deposition pattern was consistent with field observations and confirmed substantial sediment recovery within three years after normalization. The results indicate that 1D HEC-RAS is suitable as a decision-support tool for identifying sedimentation-prone reaches, planning dredging intervals, and supporting sediment management in data-limited tropical rivers.
“Collaborative-Creation” Pendampingan Perancangan Bangunan Gedung Berbasis Digital Di Desa Benelanlor Guna Sustainability Pembangunan Desa Gde Bayu Mahatmanda Sudana; Pungki Indriatmiko; Mohammad Anwar Fathoni
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/kcm85b43

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma pendidikan tinggi yang wajib dilaksanakan oleh semua perguruan tinggi. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi khususnya Jurusan Teknik Sipil adalah dengan melakukan pelatihan dasar perencanaan proyek. Pemerintah Desa Benelanlor memiliki keterbatasan kemampuan melakukan perencanaan konstruksi secara mandiri untuk proyek bangunan gedung. Keterbatasan ini pada akhirnya menjadi hambatan dalam pembangunan desa yang dilakukan pemerintah desa. Ketidakmampuan pemerintah desa dalam menyusun perencanaan yang baik dikarenakan minimnya pengetahuan perencanaan dan perancangan konstruksi yang sesuai dengan standar dan kaidah yang berlaku. Beberapa kegiatan perencanaan renovasi dan revitalisasi fasilitas pemerintahan Desa Benelanlor (balai desa)  juga mengalami  keterlambatan  dan penundaan akibat dari belum tersedianya usulan perencanaan untuk dilanjutkan dalam model perancangan dan penyusunan dokumen rinci serta anggaran biaya. Maka dari itu dalam pengabdian masyarakat kali ini, pendekatan co-creation digunakan sebagai jembatan untuk memberikan sebuah edukasi. Melalui pengabdian ini tim pelaksana pengabdian ingin membantu meningkatkan kemampuan sumber daya pemerintah desa dalam pemahaman proses perencanaan dan perancangan konstruksi bangunan gedung melalui pelatihan dan pendampingan. Diharapkan di masa yang akan datang, kegiatan perencanaan dan perancangan dapat dilaksanakan dengan baik secara mandiri, guna meningkatkan kinerja dan pelayanan pembangunan Pemerintah Desa Benelanlor. Kata Kunci: Pendampingan, Pembangunan, Pengabdian, Desa, Co-Creation