Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Strategis Blue Ocean Pada Tata Kelola Lembaga Pendidikan Islam: Akselerasi Keunggulan Kompetitif Multikultural Berkaca Pada Arsitektur Bisnis Abdurrahman Bin Auf Hendri Juhana
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v4i1.102

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena Red Ocean (Samudra Merah) dalam industri pendidikan Islam, di mana banyak Lembaga Pendidikan Islam (LPI) terjebak dalam persaingan harga yang saling menjatuhkan (price war) dan komoditisasi program akademik yang seragam. Guna keluar dari jebakan persaingan destruktif tersebut, diperlukan sebuah terobosan manajerial strategis yang mampu menciptakan ruang pasar baru yang belum terjamah. Melalui metode kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), riset konseptual ini bertujuan untuk mengelaborasi konsep Blue Ocean Strategy (Strategi Samudra Biru) yang diintegrasikan dengan historiografi arsitektur bisnis sahabat Rasulullah, Abdurrahman bin Auf. Hasil kajian pustaka merumuskan "The Aufian Blue Ocean Framework" (ABOF) yang mengoperasikan empat langkah tindakan strategis (Hapuskan, Kurangi, Tingkatkan, Ciptakan) pada komponen tata kelola LPI. Keunikan riset ini terletak pada formulasi strategi diferensiasi biaya rendah (low-cost differentiation) berbasis penolakan monopoli dan penguatan rantai pasok ekosistem internal lembaga. Riset ini memberikan panduan draft kebijakan strategis yang aplikatif bagi para pengelola LPI untuk memenangkan persaingan tanpa harus menjatuhkan kompetitor, melainkan dengan melahirkan nilai baru yang original.
Dekonstruksi Manajemen Konflik Lembaga Pendidikan Islam: Analisis Arsitektur Strategis Piagam Madinah Dan Historiografi Kepemimpinan Rasulullah Hendri Juhana
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v4i2.103

Abstract

Penelitian ini mendekonstruksi bias teori manajemen konflik Barat modern yang cenderung sekuler, transaksional, dan mekanistis ketika diterapkan dalam ekosistem Lembaga Pendidikan Islam (LPI). Ketegangan internal, faksionalisme yayasan-pengelola, hingga resistensi budaya kerja sering kali diselesaikan dengan pendekatan resolusi konflik yang mengabaikan dimensi spiritualitas ketauhidan. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), riset konseptual ini mengeksplorasi arsitektur strategis manajemen konflik yang bersumber dari naskah historis Piagam Madinah (Constitution of Medina) dan kepemimpinan taktis Rasulullah SAW. Hasil kajian teoritis merumuskan "Model Resolusi Madani" (MRM), sebuah instrumen manajerial konflik yang mengintegrasikan tiga pilar utama: Al-Muakhah (resolusi persaudaraan berbasis integrasi emosional-spiritual), Al-Musawah (kesetaraan hakiki dalam regulasi internal organisasi), dan At-Takaful (tanggung jawab sosial kolektif untuk menekan ego sektoral). Analisis kritis membuktikan bahwa memproyeksikan prinsip-prinsip Piagam Madinah ke dalam tata kelola LPI kontemporer mampu mengubah konflik destruktif menjadi energi inovasi organisasi yang produktif tanpa merusak harmoni ukhuwah. Riset ini menyajikan draf cetak biru (blueprint) manajerial yang kokoh bagi para kepala madrasah dan pimpinan perguruan tinggi Islam untuk mereduksi tensi politik internal organisasi secara bermartabat.
Strategi Manajemen Humas Dalam Mitigasi Krisis Reputasi Lembaga Pendidikan Islam: Aplikasi Komunikasi Profetik Berbasis Epistemologi Surah Al-Hujurat (49):6 Hendri Juhana
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i1.104

Abstract

Penelitian ini mengkaji kerentanan tata kelola Lembaga Pendidikan Islam (LPI) terhadap ancaman krisis reputasi di era media digital, di mana persepsi publik dapat bergeser secara destruktif akibat penyebaran disinformasi, fitnah, maupun komplain wali murid yang mengalami eskalasi liar di ruang siber. Kegagalan divisi Hubungan Masyarakat (Humas) dalam merespons krisis sering kali disebabkan oleh pola komunikasi yang reaktif, defensif, dan sekadar mengandalkan teknik klarifikasi publik konvensional yang kering nilai etis. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), riset konseptual ini bertujuan merumuskan kerangka kerja manajemen humas yang strategis dengan mengintegrasikan asas komunikasi profetik yang bersumber dari Surah Al-Hujurat (49):6. Hasil kajian teoritis mengonseptualisasikan "The Prophetic Tabayyun Framework" (PTF) yang mencakup tiga pilar tindakan manajerial krisis: Al-Fahs wa al-Tatsabbut (verifikasi data objektif secara internal), Antidote of Fasiq Narrative (penetralan narasi bias di ruang publik), dan Al-Karama-Centric Response (respons publik yang mengedepankan kemuliaan adab). Model ini membuktikan secara teoritis bahwa penerapan komunikasi berbasis tabayun mampu mengubah ancaman krisis menjadi momentum penguatan legitimasi sosial dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi. Riset ini menghasilkan draf panduan operasional manajemen krisis yang berbobot strategis bagi pengelola Humas LPI dalam mengawal marwah dan stabilitas lembaga di era limpahan informasi.
Rekonstruksi Model Soliditas Tim Kerja Lembaga Pendidikan Islam: Strategi Sinergi Organisasi Berbasis Epistemologi Surah Ash-Shaff (61):4 Hendri Juhana
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v3i2.105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi problematika disintegrasi kinerja akibat mentalitas sekat (silo mentality) yang sering kali menjangkiti tata kelola Lembaga Pendidikan Islam (LPI). Ketidaksinkronan visi antar-divisi (akademik, kesiswaan, humas, dan yayasan) sering kali memicu tumpang tindih regulasi dan inefisiensi kinerja organisasi. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), riset konseptual ini bertujuan merumuskan rekonstruksi model manajemen tim kerja yang solid dengan merelevansikan nilai-nilai filosofis dari Surah Ash-Shaff (61):4. Hasil kajian teoretis merumuskan "Shaff-Based Cohesion Model" (SBCM) atau Model Kohesi Berbasis Shaff, yang mengintegrasikan tiga dimensi strategis-organisatoris: Al-Hadaf al-Wahid (penyatuan visi tunggal), At-Takamul (komplementaritas fungsional lintas sektor), dan At-Tadakhul (interdependensi tugas yang saling mengunci). Konstruksi model ini membuktikan bahwa internalisasi teologi Bunyanun Marshush (bangunan yang tersusun kokoh) dalam proses manajemen SDM di LPI mampu meruntuhkan ego sektoral pendidik dan melahirkan budaya kolaboratif yang produktif secara organik. Riset ini memberikan draf arsitektur manajerial yang solutif bagi pimpinan lembaga pendidikan Islam dalam mengorkestrasi kinerja tim secara harmonis demi mencapai keunggulan mutu kompetitif.