Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penguatan Karakter Kepemimpinan Siswa SMA melalui Simulasi dan Pendekatan Nonformal Berbasis Partisipasi Alfred Alfred; Aprian Dickson; Callista Josephine Tanosa; Chelsea Yuni Luis; Cindy Croula; Filbert Florenza; Ibrani Vernandez Silitonga; Janice Adora; Jasson Chiang; Juhardi Juhardi; Olivia Dwi Ramadhani Putri; Rico Lie Nardo; Wilbert Wijaya; Zara Putri Salwa; Theodesia Lady Pratiwi; Sari Dewi
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11066

Abstract

Permasalahan rendahnya eksposur siswa terhadap praktik kepemimpinan nyata menjadi isu penting dalam memperkuat keterampilan sosial-personal pelajar di tingkat menengah. Kegiatan ini merancang model pelatihan berbasis partisipatif dengan pendekatan Pendidikan Masyarakat dan Simulasi Ipteks untuk memungkinkan siswa terlibat langsung dalam dinamika kepemimpinan. Program dilaksanakan di SMA Pelita Utama selama 4,5 jam, terdiri atas sesi edukatif, permainan kelompok, dan refleksi bersama. Data dikumpulkan melalui observasi informal dan kuesioner digital, yang dianalisis secara tematik dan deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, serta rasa percaya diri siswa dalam konteks kerja kelompok dan pengambilan keputusan. Temuan ini memperkuat efektivitas metode experiential learning dan kegiatan berbasis simulasi dalam membentuk karakter kepemimpinan pelajar. Selain itu, pendekatan nonformal ini dinilai cocok diterapkan di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur karena bersifat fleksibel dan tidak membutuhkan alat kompleks. Pelaksanaan yang ringkas namun intensif mampu menjembatani kesenjangan antara metode pembelajaran formal dan kebutuhan keterlibatan aktif siswa. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi secara berkala guna memperkuat budaya kepemimpinan yang berkelanjutan di sekolah-sekolah menengah.