Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Lingkungan Tanpa Kekerasan: Sosialisasi dan Edukasi Gerakan Anti-Bullying di SMP Harapan Utama Andina Fasha; Vincent Vincent; Yasmine Raisa Sari; Dimas Naufal Pratama; Vinka Aftinala; Neza Aulia; Siska Amelia Karo Sekali; Bun Hai Yong; Cahaya Nababan; Cindy Okta Br. Nababan; Julyanda Firmansyah; Naomi Aghita Kie; Rasya Zidan Putra Yuandy Soeseno; Alvito Syachila; Sean Dennis; Gilang Giovani; Fenaldo Fenaldo
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11167

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan isu yang semakin mengkhawatirkan karena berdampak langsung pada kesehatan mental, prestasi belajar, dan perkembangan sosial siswa. Artikel ini membahas strategi pencegahan dan penanggulangan bullying melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SMP Harapan Utama. Program ini dirancang secara partisipatif dan melibatkan seluruh elemen komunitas sekolah, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua. Melalui penyfuluhan, diskusi interaktif, dan kampanye kesadaran, program ini bertujuan menanamkan nilai empati, toleransi, dan rasa saling menghargai di antara warga sekolah. Kegiatan utama dilakukan di kelas 7C dengan 26 siswa sebagai peserta aktif. Mereka diajak untuk memahami bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta cara mencegah dan menanggulanginya. Selain itu, pendekatan ini membuka ruang dialog yang aman dan konstruktif antara siswa dan pendidik. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting untuk menumbuhkan budaya sekolah yang mendukung dan inklusif. Data dari KPAI menunjukkan bahwa kasus bullying di Indonesia terus meningkat, sehingga intervensi dini dan berkelanjutan menjadi sangat penting. Artikel ini menegaskan bahwa pencegahan bullying tidak cukup hanya melalui aturan formal, tetapi perlu diperkuat dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kolaboratif. SMP Harapan Utama menegaskan komitmennya untuk menjadi sekolah bebas kekerasan melalui langkah nyata dan berkesinambungan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa secara utuh.