Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Semangat Berbagi dan Menginspirasi di Panti Asuhan Vistos Kasih Ikhlas Salsabilla Mutiara Yusni Danuwidjojo; Johny Budiman; Jessica Felicia; Jessy Andrianti; Frankygus Frankygus; Dennis Septiady Shia; Eileen Violita; Angeline Kie; Suci Asmeiranda; Evando Kuek; Steven Halim; Adinda Nasya Okalani; Stanley Rezeki Putra; Brozi Mafitrul Alhadi; Christian Ricardo; Rayhan Riski; Giodinsa Giodinsa; Michelyn Limmousine
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11195

Abstract

Kegiatan sosial di lingkungan panti asuhan memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak yang berada dalam kondisi pengasuhan alternatif. Anak-anak yang hidup dalam lingkungan panti kerap menghadapi keterbatasan dalam akses terhadap kegiatan edukatif non-formal, literasi yang memadai, dan interaksi sosial yang membangun. Dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan bermakna, mahasiswa Universitas Internasional Batam melaksanakan kegiatan kunjungan dan bakti sosial di Panti Asuhan Vistos Kasih Ikhlas, Batam, dengan pendekatan edukatif, komunikatif, dan interaktif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi dalam penguatan karakter, peningkatan minat baca, dan pemahaman nilai sosial kepada anak-anak panti melalui kegiatan sederhana yang disusun secara terstruktur. Program kegiatan mencakup tiga segmen utama, yaitu penyampaian materi edukatif mengenai bullying, pelaksanaan permainan edukatif (edugame), dan sesi membaca buku bersama. Ketiga bentuk kegiatan tersebut dirancang untuk menciptakan suasana yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan, serta mendorong partisipasi aktif dari anak-anak sebagai subjek pembelajaran. Materi tentang bullying disampaikan secara ringan dan disesuaikan dengan usia peserta, dengan tujuan agar anak-anak memahami pentingnya menghargai sesama dan mampu mengenali tindakan-tindakan yang dapat melukai orang lain. Permainan edukatif dilaksanakan untuk merangsang kemampuan berpikir cepat, kerja sama, dan interaksi positif dalam kelompok. Sedangkan kegiatan membaca bersama difokuskan pada peningkatan minat baca, pemahaman isi cerita, serta membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan anak-anak melalui diskusi ringan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan membangun. Anak-anak terlihat aktif, antusias, dan menunjukkan rasa percaya diri dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam hal keterampilan komunikasi, adaptasi sosial, dan peningkatan empati. Kegiatan ini juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya kehadiran dan kontribusi langsung terhadap komunitas yang membutuhkan perhatian lebih. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang adaptif, kegiatan sosial ini berpotensi untuk dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang dapat diimplementasikan di berbagai lembaga sosial lainnya. Pendekatan sederhana namun berdampak seperti ini mampu menciptakan ruang pembelajaran dua arah yang saling memperkaya, baik bagi anak-anak sebagai peserta maupun mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan.
The Reclamation Impact on Livelihoods and Coastal Environment of Tanjung Uma, Batam Rudiani Ng; Giodinsa Giodinsa; Sherin Jenitria; Sherly Sherly; Stivani Ayuning Suwarlan; Hendro Murtiono
Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) Vol. 6 No. 1 (2026): Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) - Article
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/conescintech.v6i1.12802

Abstract

Coastal settlements have an important role as an interface between land and sea are the main income’s source for local residents. Their daily lives are strongly linked to the coastal environment, and that’s why they are sensitive to environmental change and urbanization. The research aims to identify physical and social aspects of coastal villages, inspect their livelihoods, and evaluate the economic effects of land reclamation. The purpose of this study is to identify the physical and social characteristics of coastal villages, to study their livelihoods and to assess the economic impact of land reclamation. This study employs a qualitative descriptive method, including field observations, interviews with local residents and fishermen, and literature reviews of coastal settlements and environmental changes caused by reclamation. The results show that reclamation has had a large impact on the water quality of the coastal areas. There have been increases in turbidity, sedimentation and a decline in the quality of the marine ecosystem. These changes directly impact on fish catches and fishermen are faced with having to go out further to sea with increased operating costs and reduced productivity. This has led to a sharp decrease in the income and well-being of the populations of the coastal settlements, especially those whose main source of income is fishing. Finally, the social and economic viability of local populations has been affected by changes in the coastal environment. Therefore, Tanjung Uma needs a sustainable coastal environment management to reduce the conflict of urban development, environmental preservation, and the welfare of the coastal population.