Mohamad Adila Rossa
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SCIENTIFIC ARTICLE PLAGIARISM DETECTION USING THE QUADWORD APPROACH Hari Purwanto; Betesda Sinaga; Iswandir Iswandir; Mohamad Adila Rossa; Abdul Jamil
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 8 No. 1 (2026): Edition January 2026
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47652/metadata.v8i1.936

Abstract

Plagiarism is defined as the act of taking or presenting another person's work as one's own, regardless of intent. This infraction can be substantiated when supported by robust evidence. Academic works are often targeted by plagiarism, as the constrained writing proficiency among undergraduate students may foster such occurrences. A principal preventive endeavor to mitigate plagiarism within academic works involves the deployment of plagiarism detection applications. A primary preventive measure to mitigate plagiarism in academic works is the utilization of plagiarism detection software. Third-party applications typically require the purchase of a license to optimally access their full features. Cognizant of this limitation, the author developed an alternative application, although its capabilities are restricted to the detection of internal manuscripts. The application engineered herein implements the Rabin-Karp algorithm, leveraging a quadword approach. The concept of the quadword itself incorporates a phrase-based technique, functioning by generating a collection or set comprising four consecutive words within the source text
Penguatan Kelompok UP2K-PKK Melalui Manajemen Talenta Lokal untuk Meningkatkan Usaha Home Industri Menuju Desa Binaan Ahmad Karim; Muhammad Syafri; Romi Kurniawan Zai; Dedi Setiadi; Mohamad Adila Rossa
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1518

Abstract

Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K-PKK) merupakan salah satu wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan usaha produktif berbasis rumah tangga. Di Desa Patumbak 1, berbagai usaha home industri seperti produksi keripik pisang, tempe, tahu, jajanan tradisional, dan produk olahan lainnya telah berkembang dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Meskipun demikian, pengelolaan usaha masih menghadapi berbagai kendala, di antaranya belum optimalnya pembagian tugas sesuai kompetensi anggota, lemahnya sistem kaderisasi, belum adanya pemetaan potensi sumber daya manusia, serta masih terbatasnya kemampuan manajerial dalam mengelola organisasi usaha secara profesional. Kondisi tersebut menyebabkan produktivitas kelompok belum berkembang secara maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi UP2K-PKK melalui penerapan manajemen talenta lokal sebagai strategi penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha home industri menuju desa binaan yang mandiri. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi permasalahan, penyampaian materi melalui sosialisasi, diskusi interaktif, pendampingan penyusunan pembagian tugas berdasarkan potensi anggota, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Materi yang diberikan mencakup konsep manajemen talenta, pemetaan kompetensi anggota, pembentukan struktur organisasi berbasis fungsi, kaderisasi, pengelolaan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi usaha. Peserta mulai memahami pentingnya pembagian tugas berdasarkan kemampuan masing-masing, perlunya regenerasi kepengurusan, pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta pengembangan pemasaran yang lebih luas. Melalui penerapan manajemen talenta lokal diharapkan kelompok UP2K-PKK mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat kelembagaan organisasi, memperluas jaringan pemasaran, serta menjadi kelompok usaha yang mandiri dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan ekonomi desa.