Nurul Anisa Rubila
Universitas Islam Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Cerita Rakyat Asal-Usul Situ Sukarame Kabupaten Sukabumi: Analisis Nilai Moral Nurgiyantoro Arif Firmansyah; Faiz Karim Fatkhullah; Nurul Anisa Rubila; Ryesta Septiarini
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 14, No 2 (2025): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v14i2.8389

Abstract

This study aims to analyze the moral values in the folktale of the Origin of Situ Sukarame which developed in Parakansalak District, Sukabumi Regency. The study used a qualitative descriptive method with an approach to Nurgiyantoro's moral value theory. The research data source was the text of the folktale of the Origin of Situ Sukarame, which was analyzed through story excerpts as well as the story's structure and intrinsic elements. The results of the analysis showed that there were 23 data excerpts reflecting moral values, which were classified based on Nurgiyantoro's theory, namely: six data on the moral value of human relationships with oneself, eleven data on the moral value of human relationships with other humans, and six data on the moral value of human relationships with God. These findings indicate that the folktale is full of moral values that are relevant to be used as a medium for character education in the context of the Independent Curriculum. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam cerita rakyat Asal-usul Situ Sukarame yang berkembang di Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori nilai moral Nurgiyantoro. Sumber data penelitian berupa teks cerita rakyat Asal-Usul Situ Sukarame, yang dianalisis melalui kutipan cerita serta struktur dan unsur intrinsik cerita. Hasil analisis menunjukkan terdapat 23 kutipan data yang mencerminkan nilai-nilai moral, yang diklasifikasikan berdasarkan teori Nurgiyantoro, yaitu: enam data pada nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, sebelas data pada nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan enam data pada nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa cerita rakyat tersebut sarat dengan nilai moral yang relevan untuk digunakan sebagai media pendidikan karakter dalam konteks Kurikulum Merdeka.