Cornelia Hiedayati Berliana Putri
Universitas Sahid Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Representasi Identitas Budaya Lokal pada Environmental Graphic Design Pasar Dhoplang Yudi Wibowo; Arif Yulianto; Cornelia Hiedayati Berliana Putri
JURNAL ASSOSIATIV Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Asosiatif
Publisher : Fakultas Sosial Humaniora dan Seni Usahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran budaya visual kontemporer yang sangat dominan di ruang publik dewasa ini cenderung mengubah eksistensi simbol dan nilai budaya setempat. Sebagai akibatnya, identitas budaya lokal kian terdesak keberadaannya dalam konteks kehidupan sehari-hari masyarakat. Situasi ini mendorong pentingnya memperkuat representasi budaya daerah lewat media komunikasi visual yang dapat menghidupkan kembali nilai, karakter, dan makna budaya lokal. Environmental Graphic Design atau Desain Grafis Lingkungan berfungsi secara strategis sebagai media visual yang menciptakan identitas ruang sekaligus menjadi alat komunikasi budaya bagi masyarakat. Pasar Dhoplang sebagai pasar makanan tradisional menyajikan konsep visual yang mengangkat budaya Jawa melalui berbagai elemen Environmental Graphic Design, seperti ilustrasi, tipografi, warna, simbol, dan ornamen visual. Keunikan penggunaan elemen-elemen itu menjadikan Pasar Dhoplang sebagai ruang publik yang berfungsi tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sebagai sarana representasi identitas budaya setempat. Studi ini bertujuan menganalisis penggambaran identitas budaya lokal dalam Environmental Graphic Design Pasar Dhoplang. Penelitian ini difokuskan pada analisis elemen visual yang dipakai serta arti simbolis yang terkandung di dalamnya sebagai sarana komunikasi visual budaya setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi visual terhadap elemen Environmental Graphic Design, dokumentasi visual, dan penelitian pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan formalist untuk mengkaji elemen-elemen visual serta pendekatan semiotik untuk memahami arti dan simbol budaya yang direpresentasikan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Desain Grafis Lingkungan Pasar Dhoplang berperan sebagai alat strategis dalam mencerminkan identitas budaya Jawa serta menciptakan citra pasar yang berkelanjutan dan menarik. Desain bukan sekadar sarana komunikasi visual, melainkan juga instrumen yang membangun makna, ideologi, dan pengalaman ruang yang mengintegrasikan budaya, ekonomi, dan ekologi dalam satu sistem yang harmonis.
VISUALISASI BUDAYA MELALUI POSTER DAN INFOGRAFIS SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAN PROMOSI CAGAR BUDAYA MUSEUM SANGIRAN Angelia Panjaitan; Naufal Akmal Putra Marsera; Totti Ilham Naufal Adiaswara Ilham; Cornelia Hiedayati Berliana Putri
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 7 No 2 (2026): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/jjh6gm75

Abstract

Cultural visualization through posters and infographics has become a relevant visual communication strategy in conveying educational values and promoting cultural heritage, particularly at the Sangiran Museum as a UNESCO World Heritage Site. Visual media have the ability to simplify complex archaeological information into forms that are more communicative, engaging, and easily understood by the public, especially younger generations in the digital era who tend to prefer visual content. However, public engagement with the Sangiran Museum remains relatively low, as indicated by the limited number of museum visits in Indonesia. Conventional methods of information presentation, such as lengthy textual explanations and static artifact displays, are considered less effective in attracting modern audiences who are more responsive to concise, interactive, and visually appealing content.This study employs a qualitative approach using a practice-led research method, which positions the creative process as a central component in knowledge production. Data were collected through field observations, visual documentation, and interviews, and then analyzed to develop poster and infographic designs based on Sangiran’s cultural narratives. The design process applies Gestalt principles, including proximity, similarity, continuity, and figure-ground, to enhance visual communication effectiveness and information readability.The results indicate that the use of posters and infographics improves comprehension, strengthens cultural narratives, and increases audience interest in museum content. The novelty of this study lies in the integration of cultural narrative approaches, Gestalt design theory, and practice-led research in developing visual educational media that function not only as informational tools but also as effective media for education and promotion, supporting the sustainable preservation of the Sangiran cultural heritage.