Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alat Pengusir Hama Tikus Sawah Dengan Tenaga Surya Di Desa Kandangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Azka Adzkiya; Dwi Prasetyo; Bara Kristanto; Ida Widihastuti
Jurnal Igakerta Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Igakerta
Publisher : IGAKERTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70234/gzmeze86

Abstract

Hama pada tanaman padi, terutama di lahan sawah Indonesia, menjadi tantangan utama bagi petani karena dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi. Salah satu hama utama yang meresahkan adalah tikus sawah (Rattus argentiventer), yang sulit dikendalikan dan berdampak signifikan terhadap produktivitas pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, dengan tujuan memberikan solusi teknologi tepat guna berupa alat pengusir hama tikus berbasis tenaga surya. Alat ini dirancang untuk bekerja dengan memancarkan gelombang ultrasonik guna mengusir tikus, serta memanfaatkan energi matahari sebagai sumber dayanya. Proses pelaksanaan meliputi perancangan alat, perakitan, pengujian fungsional, dan sosialisasi kepada petani setempat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pada frekuensi 30 kHz hingga 40 kHz, tikus mulai menunjukkan respons menghindar dan ketakutan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu petani mengatasi gangguan hama secara efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan tanpa risiko dari penggunaan racun atau perangkap listrik
PERKERASAN JALAN (AC-WC) DENGAN BAHAN TAMBAH CAMPURAN ARANG KAYU DAN PASIR LAUT Gery Rizki Bijaksana; Dwi Prasetyo; Juny Andry Sulistyo
Pondasi Vol 30, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v30i2.52755

Abstract

This study investigates the effects of incorporating wood charcoal and sea sand as additive materials in the Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) mixture. Wood charcoal, known for its porous structure and lightweight properties, is expected to enhance the absorption and bonding of asphalt binder, while sea sand is examined as a partial substitute for fine aggregates to promote the use of local materials. The experimental design includes the addition of 0%, 2%, 4%, and 6% wood charcoal by total aggregate weight, and 0%, 2%, 4% and 6% sea sand as a mixing compliment. Marshall tests were conducted to evaluate key parameters such as stability, flow, Marshall Quotient, Voids in Mix (VIM), Voids in Mineral Aggregate (VMA), and Voids Filled with Bitumen (VFB). The results indicate that the addition of 0% up to 2% wood charcoal meets the requirements of the Indonesian Directorate General of Highways (Bina Marga, 2018). These additives demonstrated improved stability and deformation resistance, though excessive usage led to decreased cohesion and moisture resistance. Overall, wood charcoal and sea sand show potential as sustainable alternative additives in AC-WC mixtures when used in optimal proportions.