Mc Coy Muller Kalay
Universitas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis dan Desain Struktur Gereja Dua Lantai Tahan Gempa di Provinsi Maluku Berdasarkan SNI 1726:2019 Mc Coy Muller Kalay; Morgan L. Setiady; Syafruddin I. Latuconsina
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.17804

Abstract

Provinsi Maluku merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat interaksi beberapa lempeng tektonik aktif yang berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan, termasuk fasilitas ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan desain struktur gereja dua lantai tahan gempa serta mengevaluasi kinerja strukturnya berdasarkan standar nasional. Metode yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 1727-2020, dan SNI 2847-2019. Tahapan penelitian meliputi perancangan konsep bangunan, penentuan dimensi awal elemen struktur, estimasi pembebanan, serta pemodelan dan analisis struktur menggunakan SAP2000. Evaluasi kinerja struktur dilakukan melalui parameter utama, yaitu gaya geser dasar (base shear), periode fundamental, partisipasi massa, simpangan antar lantai, serta kebutuhan tulangan elemen struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai base shear sebesar 1755,60 kN, yang mencerminkan respons struktur terhadap beban gempa rencana. Periode fundamental struktur dan partisipasi massa telah memenuhi ketentuan, dengan akumulasi partisipasi massa melebihi 90%. Simpangan antar lantai pada arah X dan Y berada di bawah batas izin yang dipersyaratkan, sehingga struktur dinyatakan aman terhadap deformasi. Selain itu, dimensi serta kebutuhan tulangan pada pelat, balok, dan kolom telah memenuhi kriteria kekuatan dan daktilitas sesuai konsep SRPMK. Perencanaan pondasi tipe pile cap juga menunjukkan kapasitas yang memadai dalam menahan beban aksial dan momen. Dengan demikian, desain struktur yang dihasilkan memenuhi aspek keamanan, kekakuan, dan efisiensi untuk diterapkan pada wilayah rawan gempa. Penelitian ini memberikan implikasi praktis dalam perencanaan bangunan tahan gempa, serta direkomendasikan untuk pengembangan lebih lanjut melalui analisis nonlinier dan interaksi tanah-struktur.