Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berperan penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, efisiensi transportasi, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, kualitas konstruksi flexible pavement menjadi faktor utama yang menentukan umur layanan jalan dan keberhasilan operasional infrastruktur. Namun, pelaksanaan pekerjaan flexible pavement masih menghadapi berbagai permasalahan seperti pengendalian mutu yang kurang optimal, kerusakan dini perkerasan, keterlambatan material, serta penerapan keselamatan kerja dan praktik keinsinyuran yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pekerjaan flexible pavement pada proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Palembang–Betung Seksi 1, mengevaluasi penerapan pengendalian mutu dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L), serta mengkaji implementasi profesionalisme dan kode etik insinyur dalam mendukung keberhasilan proyek konstruksi jalan tol. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan melalui pengamatan langsung pada tahapan pekerjaan flexible pavement mulai dari persiapan, penyemprotan tack coat, penghamparan AC-Base, AC-BC, AC-WC, pemadatan, hingga pengendalian mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan flexible pavement telah dilakukan sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 melalui pengendalian suhu, pemeriksaan material, pengujian core drill, serta penerapan K3L secara terintegrasi. Praktik profesionalisme dan kode etik insinyur juga berperan penting dalam menjaga mutu konstruksi, keselamatan kerja, dan efektivitas pelaksanaan proyek. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi material, pengawasan mutu lapangan, dan penerapan teknologi konstruksi modern untuk meningkatkan kualitas pekerjaan flexible pavement pada proyek jalan tol di Indonesia.