Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Mutu dan Praktik Keinsinyuran pada Pelaksanaan Flexible Pavement Jalan Tol Trans Sumatera Fatimah Nadia; Saloma
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17853

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berperan penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, efisiensi transportasi, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, kualitas konstruksi flexible pavement menjadi faktor utama yang menentukan umur layanan jalan dan keberhasilan operasional infrastruktur. Namun, pelaksanaan pekerjaan flexible pavement masih menghadapi berbagai permasalahan seperti pengendalian mutu yang kurang optimal, kerusakan dini perkerasan, keterlambatan material, serta penerapan keselamatan kerja dan praktik keinsinyuran yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pekerjaan flexible pavement pada proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Palembang–Betung Seksi 1, mengevaluasi penerapan pengendalian mutu dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L), serta mengkaji implementasi profesionalisme dan kode etik insinyur dalam mendukung keberhasilan proyek konstruksi jalan tol. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan melalui pengamatan langsung pada tahapan pekerjaan flexible pavement mulai dari persiapan, penyemprotan tack coat, penghamparan AC-Base, AC-BC, AC-WC, pemadatan, hingga pengendalian mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan flexible pavement telah dilakukan sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 melalui pengendalian suhu, pemeriksaan material, pengujian core drill, serta penerapan K3L secara terintegrasi. Praktik profesionalisme dan kode etik insinyur juga berperan penting dalam menjaga mutu konstruksi, keselamatan kerja, dan efektivitas pelaksanaan proyek. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi material, pengawasan mutu lapangan, dan penerapan teknologi konstruksi modern untuk meningkatkan kualitas pekerjaan flexible pavement pada proyek jalan tol di Indonesia.
Evaluasi Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Rigid Pavement pada Proyek Jalan Tol Palembang–Betung Annisa L.F; Saloma; M. Batara
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17861

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur jalan yang andal dan berdaya tahan tinggi, khususnya jalan tol yang mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Perkerasan kaku (rigid pavement) banyak digunakan pada pembangunan jalan tol karena memiliki kapasitas struktural tinggi, umur layanan panjang, dan mampu menahan beban lalu lintas berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode pelaksanaan, pengendalian mutu, dan praktik keinsinyuran pada pekerjaan rigid pavement di Proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, checklist inspeksi, serta evaluasi pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Spesifikasi Bina Marga Divisi 9 Tahun 2020 tentang Perkerasan Beton Semen Portland. Tahapan pekerjaan yang diamati meliputi pekerjaan persiapan, pemasangan dowel dan tie bar, pengecoran beton, grooving, curing, cutting, dan joint sealant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan rigid pavement secara umum telah memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR. Penerapan quality control melalui slump test, pengukuran temperatur beton segar, dan prosedur inspeksi memberikan kontribusi penting dalam menjaga mutu perkerasan. Selain itu, penerapan keselamatan kerja, profesionalisme keinsinyuran, dan manajemen konstruksi mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan serta meminimalkan potensi cacat konstruksi. Namun, perubahan kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama selama pelaksanaan di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen konstruksi berbasis kondisi cuaca, peningkatan sistem monitoring, dan optimalisasi quality assurance untuk meningkatkan kinerja dan durabilitas perkerasan kaku pada proyek infrastruktur jalan di Indonesia.