Hildigardis M. I. Nahak
Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ETOS KERJA SEBAGAI MODAL BUDAYA: STUDI SOSIOLOGIS PADA KOMUNITAS ETNIS CINA DI DESA NITA KABUPATEN SIKKA Maria Martha Jebe; Hildigardis M. I. Nahak; Lenny S. Bire Manoe; Yeheskial A. Roen
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 4 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i4.2026.1040-1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etos kerja komunitas etnis Cina di Desa Nita, Kabupaten Sikka sebagai bentuk modal budaya dalam perspektif sosiologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tujuh informan kunci yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam aktivitas ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja komunitas etnis Cina tercermin dalam praktik kerja keras, disiplin, ketekunan, dan tanggung jawab, yang terinternalisasi melalui nilai budaya keluarga dan direproduksi dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Motivasi berprestasi berperan sebagai pendorong utama dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun demikian, temuan juga menunjukkan bahwa hubungan antara etos kerja dan keberhasilan ekonomi bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh dinamika struktural seperti persaingan usaha dan kondisi pasar lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sosiologi ekonomi melalui integrasi konsep modal budaya, motivasi berprestasi, serta perspektif interaksionisme simbolik dan fungsionalisme dalam menjelaskan etos kerja secara komprehensif.
Strategi Pemerintah Desa dalam Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu Maria Ervina Taek Sikone; Aris Lambe; Hildigardis M. I. Nahak; Yos E. Jelahut
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.20109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemerintah desa dalam mengimplementasikan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam implementasi STBM dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu perencanaan dan penganggaran, sosialisasi dan edukasi, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Strategi tersebut melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat sebagai aktor utama dalam mendorong perubahan perilaku sanitasi. Implementasi program telah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi yang layak, meskipun masih dijumpai berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana sanitasi, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, dan perlunya penguatan pendampingan secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi STBM dipengaruhi oleh sinergi antaraktor, komitmen pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat.