Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya skema Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Outbound, dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas kampus dan lintas budaya guna mendukung pengembangan kompetensi akademik serta soft skill mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program MBKM PMM 3 Outbound terhadap peningkatan soft skill mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa peserta PMM 3 Outbound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBKM PMM 3 Outbound berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan soft skill mahasiswa, terutama dalam aspek kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan adaptabilitas. Pengalaman belajar dan interaksi sosial di lingkungan baru terbukti mendukung pengembangan keterampilan tersebut, meskipun sebagian pengaruh juga berasal dari faktor lain di luar penelitian. Secara sosiologis, program ini berfungsi sebagai media sosialisasi yang memperkuat kemampuan interpersonal dan pembentukan identitas sosial mahasiswa melalui interaksi lintas budaya, suku, agama, dan daerah. Temuan ini sejalan dengan Teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam pembentukan diri. Dengan demikian, Program MBKM PMM 3 Outbound merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan soft skill sekaligus membentuk karakter sosial mahasiswa yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Copyrights © 2026