Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMAKNAI QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD: DARI KRISIS MENUJU PERENCANAAN HIDUP YANG LEBIH TERARAH Elsa Adanti; Salisa Almudhia; Mohammad Irvan; Mirna Nur Alia Abdullah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 4 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i4.2026.975-985

Abstract

Quarter life crisis merupakan kondisi yang sering kali terjadi pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman mengenai fenomena quarter life crisis yang dialami pada fase emerging adulthood dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quarter life crisis umumnya dirasakan sebagai kondisi yang ditandai oleh munculnya rasa cemas, kebingungan, serta ketidakpastian dalam menentukan arah hidup, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, karier, dan masa depan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain tuntutan sosial, harapan dari keluarga, keterbatasan peluang kerja, serta kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain yang semakin diperkuat oleh penggunaan media sosial. Meskipun menimbulkan tekanan secara psikologis, pengalaman ini tidak selalu berdampak negatif, karena juga dapat menjadi sarana refleksi bagi individu untuk lebih mengenali diri, merencanakan kembali pilihan hidup untuk masa depan yang lebih terarah. Dalam menghadapi situasi tersebut, individu melakukan berbagai cara, seperti mencari dukungan dari orang terdekat, melakukan kegiatan positif, serta mengatur penggunaan media sosial. Dengan demikian, Quarter life crisis tidak hanya dapat dipandang sebagai fase yang penuh tantangan, tetapi juga sebagai bagian dari proses perkembangan yang membantu individu menjadi lebih siap dan matang dalam menjalani kehidupan dewasa.
Transformasi Dakwah di Era Digital dan Implikasinya terhadap Pemahaman Keagamaan Generasi Muda Mohammad Nazriel Faza; Elsa Adanti; Naisya Insani Ramdani; Shecha Rahmania Faza; Aceng Kosasih
KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah Vol. 16 No. 1 (2026): KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/komunida.v16i1.17340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial dalam penyebaran dakwah di era digital, menganalisis keunggulan dan tantangan dakwah digital, serta memahami efektivitasnya dalam membangun pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan mahasiswa dan generasi muda sebagai pengguna aktif media sosial, serta didukung oleh studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan dakwah dan mendorong inovasi dalam penyampaian pesan keagamaan yang lebih fleksibel dan menarik. Namun, dakwah digital juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan interaksi, validitas informasi, serta potensi kesalahpahaman akibat konsumsi konten yang instan. Dari segi efektivitas, dakwah digital mampu meningkatkan akses terhadap pengetahuan agama, tetapi belum sepenuhnya membangun pemahaman yang mendalam. Oleh karena itu, integrasi antara dakwah digital dan dakwah langsung diperlukan agar proses pembelajaran agama dapat berlangsung secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.