Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perilaku Daktilitas Sambungan End-Plate 8ES pada Struktur Baja SRPMK dengan Variasi Sudut Pengaku Taufik Ramlan Wijaya; Randy Yonathan Rurut
Journal of Engineering Environtmental Energy and Science Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/svr7gm74

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi perilaku daktilitas sambungan end-plate tipe 8ES pada struktur baja Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) delapan lantai akibat pembebanan statik dan dinamik. Dua variasi sudut pengaku, yaitu 30° dan 45°, dianalisis pada tiga lokasi sambungan balok-kolom di Lantai 8 (tengah, tepi, sudut) menggunakan simulasi elemen hingga dalam ANSYS. Hasil analisis statik menunjukkan semua model sambungan memenuhi kriteria kekuatan dengan tegangan di bawah batas aman material. Model R.8ES.30 menunjukkan kapasitas momen ultimit (Mu) lebih tinggi (171–192 kN.m) dibandingkan R.8ES.45 (119–137 kN.m). Pada pembebanan dinamik, terjadi amplifikasi momen hingga 4,5 kali. Model R.8ES.30 unggul dengan rasio Mu/Mn_din > 1,0 (1,06–1,51) di semua lokasi, membuktikan kecukupan kekuatan terhadap beban gempa, dan tegangan maksimum (367,34 MPa) masih di bawah kuat leleh desain (369 MPa). Model R.8ES.45 memiliki daktilitas lebih baik dan konsisten (μ = 3–4) namun kapasitasnya lebih rendah. Disimpulkan bahwa sambungan R.8ES.30 lebih layak untuk aplikasi SRPMK di daerah seismik karena kelebihan kapasitas dan efisiensi materialnya.
Kinerja Seismik Struktur Gable Frame Baja dengan Rafter Honeycomb Menggunakan Elemen Hingga 3 Dimensi Taufik Ramlan Wijaya; Kumala Chandra Yuga S
Journal of Engineering Environtmental Energy and Science Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/wtcpyj59

Abstract

Kinerja struktur gable frame baja dengan rafter honeycomb terhadap beban statik dan seismik telah dikaji. Sebanyak dua variasi bentang, yaitu 16 m dan 24 m, dan dua variasi kondisi situ tanah, yaitu tanah batuan (SB) dan tanah keras (SC), telah dianalisis secara numerik dengan bantuan ANSYS. Besaran-besaran deformasi, distribusi tegangan, dan rasio tegangan (SR) dari empat model struktur yang dihasilkan telah dievaluasi terhadap SNI 1726:2019. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa besaran-besaran tersebut berada dalam batas yang diizinkan. Deformasi maksimum semua model berkisar antara 20,08 mm hingga 33,84 mm. Tegangan maksimum mencapai 248,73 MPa, dan masih di bawah kekuatan luluh baja (fy = 250 MPa). Nilai rasio tegangan bervariasi antara 0,88–0,99, yang mengindikasikan semua model memenuhi persyaratan keamanan. Temuan tersebut menegaskan bahwa gable frame baja dengan rafter honeycomb dapat memberikan kinerja seismik yang andal, menyeimbangkan efisiensi dan kekakuan struktural, sehingga cocok untuk diterapkan di wilayah rawan gempa.
Evaluasi Kekuatan dan Daktilitas Sambungan BEEP pada Struktur Baja SRPMK dengan Variasi Sudut Pengaku (RETRACTED) Taufik Ramlan Wijaya
Jurnal Jaring SainTek Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/5xrxnn42

Abstract

This Article has been RETRACTED from Jurnal Jaring SainTek Vol 8 No 1, April 2026
Pengaruh Bentuk dan Jarak Purlin terhadap Stabilitas Lateral Rafter pada Struktur Portal Baja Taufik Ramlan Wijaya
Jurnal Jaring SainTek Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/kra0n438

Abstract

This paper presents the results of research on the lateral stability of rafter beams in steel frame structures with and without considering the contribution of purlins. Numerical simulations of six three-dimensional finite element models have been carried out by varying the profile and spacing of purlin. The purlin shapes used are C and Z profiles. The purlin spacing used is 1 m, 1.42 m, and 2 m. It was revealed that rafters that include purlin contributions (braced) have a greater elastic critical moment  (Mcr-elastic) capacity, between 321.37% - 444.68%, compared to those that do not include purlins (unbraced). It was also found that due to its greater weak axis inertia, the Z profile has superior performance (by 1.776% – 2.846%) compared to the C profile. It was revealed that increasing the number of purlins (bracing) resulted in Mcr-elastic  ​​values exceeding the plastic moment (Mp) by 18.082% – 52.638%. Meanwhile, if the purlin is not considered (unbraced) the Mcr-elastic  values are below the plastic moment (Mp). It was also found that purlins could effectively shifts the rafter failure mode from elastic lateral torsional buckling to yield condition.