Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan telah menghadirkan perubahan besar dalam proses pembelajaran, tetapi juga memunculkan berbagai persoalan etika, seperti menurunnya penghormatan terhadap guru, lemahnya integritas akademik, serta pergeseran orientasi pendidikan dari pembentukan karakter menuju pencapaian kompetensi semata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep adab dalam pemikiran Ibn Jama‘ah serta mengkaji relevansinya sebagai kerangka etika pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa kitab Tadzkirat al-Sāmi‘ wa al-Mutakallim fī Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim karya Ibn Jama‘ah, sedangkan sumber sekunder berasal dari literatur ilmiah terkait pendidikan Islam, etika pendidikan, pendidikan karakter, dan transformasi pendidikan digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan identifikasi konsep, kategorisasi tema, interpretasi makna, dan kontekstualisasi pemikiran Ibn Jama‘ah terhadap persoalan pendidikan kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsep adab Ibn Jama‘ah tidak hanya menempatkan pendidikan sebagai proses transfer ilmu, tetapi sebagai proses pembentukan manusia melalui integrasi ilmu, akhlak, keteladanan pendidik, dan tanggung jawab moral peserta didik. Konsep tersebut memiliki relevansi dalam menghadapi krisis etika pendidikan era digital, terutama melalui penguatan karakter peserta didik, profesionalisme moral pendidik, serta pembangunan hubungan edukatif yang berlandaskan penghormatan dan tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian pendidikan Islam kontemporer dengan menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan klasik dapat dikontekstualisasikan sebagai kerangka etika dalam menghadapi perubahan pendidikan berbasis teknologi. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan kajian ini melalui pendekatan empiris untuk menguji implementasi konsep adab Ibn Jama‘ah dalam praktik pendidikan digital.