Widiana Putri Wulandari
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-nilai Pendidikan Karakter Sosial dalam Al-Qur’an: Analisis Tematik terhadap QS. Al-Hujurat, An-Nur, dan Al-Ma’un Widiana Putri Wulandari; Husein Aziz
QuranicEdu: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): QuranicEdu: Journal of Islamic Education
Publisher : IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/quranicedu.v6i1.2163

Abstract

This study aims to analyze the values of social character education in the Qur'an through a thematic approach to QS. Al-Hujurat, An-Nur, and Al-Ma'un. These three surahs were chosen because they complementarily highlight social moral dimensions: Al-Hujurat emphasizes ethics and brotherhood, An-Nur emphasizes modesty and the preservation of honor, while Al-Ma'un emphasizes concern for the weak. The research method used is thematic analysis (maudu'i) by examining relevant verses and their interpretations. The analysis was conducted qualitatively to reveal social values that can be internalized in the context of Islamic education. The results of the study show that values such as ukhuwah (brotherhood), empathy, responsibility, modesty, and social solidarity form the basis for the formation of noble character. The three surahs teach that true faith must be manifested in ethical social behavior and caring for others. This study contributes to enriching the study of Islamic character education by offering an integration between moral, social, and humanitarian dimensions as the basis for shaping students' character.
Hadis Kewajiban Menuntut Ilmu Sebagai Landasan Pendidikan Islam Inklusif Gender Widiana Putri Wulandari; M. Suyudi
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i2.5940

Abstract

Pendidikan Islam idealnya tidak berhenti pada aspek formal keagamaan, tetapi mampu mencerminkan nilai keadilan yang menjadi inti risalah Nabi SAW. Dalam konteks itu, hadis tentang kewajiban menuntut ilmu bagi setiap Muslim menjadi pijakan teologis penting untuk memastikan bahwa perempuan memiliki hak akses belajar yang sama dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan memahami relevansi hadis tersebut terhadap konsep pendidikan Islam inklusif gender, dengan cara mengkaji redaksi hadis beserta syarahnya, meneliti biografi para perawi untuk menilai ketersambungan sanadnya, serta menelusuri konteks historis keterlibatan perempuan sebagai subjek ilmu di masa Rasulullah SAW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan dengan analisis teks hadis, literatur klasik, dan referensi kontemporer mengenai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban menuntut ilmu bersifat universal dan tidak dibatasi oleh jenis kelamin, sehingga hadis tersebut dapat dijadikan dasar normatif bagi penyelenggaraan pendidikan Islam inklusif gender. Kontribusi penelitian ini terletak pada penegasan hubungan langsung antara makna hadis dan implikasi kelembagaan pendidikan Islam modern, khususnya dalam membangun akses setara, kurikulum non-bias gender, serta legitimasi peran perempuan sebagai pelajar maupun pendidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam yang berkeadilan gender bukan gagasan modern yang asing bagi Islam, melainkan merupakan kelanjutan dari praktik pendidikan pada masa Nabi SAW.