Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Lanskap Pertanian untuk Konservasi Tanah dan Air di Gunung Kawatak Langowan Mairi, Andhika K.B.; Saroinsong, Fabiola B.; Kalangi, Josephus I.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/p0f1vj75

Abstract

Pengelolaan lanskap pertanian pada daerah dengan topografi berlereng membutuhkan upaya konservasi yang tepat agar kualitas tanah dan ketersediaan air tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik konservasi tanah dan air oleh petani serta menggambarkan kondisi kerusakan lanskap pertanian di wilayah Gunung Kawatak, Langowan. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 30 orang petani sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta didukung dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani telah menerapkan teknik konservasi tanah dan air pada lanskap yang mereka kelola. Sebanyak 93,3% responden menyatakan telah menerapkan teknik konservasi, sedangkan sisanya belum menerapkannya. Tingkat efektivitas teknik konservasi dinilai baik hingga sangat baik oleh mayoritas responden. Pemeliharaan terhadap teknik konservasi juga dilakukan secara rutin oleh sebagian besar petani. Kondisi lanskap pertanian di wilayah penelitian secara umum dinilai masih relatif baik dengan tingkat kerusakan lanskap yang rendah. Sebagian besar responden menyatakan tidak terdapat erosi pada lanskap pertanian mereka, sementara erosi yang ditemukan umumnya berada pada kategori ringan hingga sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dan pemeliharaan teknik konservasi tanah dan air berkontribusi dalam menjaga kestabilan lanskap pertanian serta mendukung keberlanjutan pengelolaan lanskap pada wilayah berlereng.