Inarotul Chsanah
Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jenis dan Teknik Assesment dalam Pendidikan Agama Islam Inarotul Chsanah; Moh. Sahlan
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.1146

Abstract

Asesmen merupakan komponen penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena berperan dalam mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Perkembangan paradigma asesmen menuntut guru tidak hanya berfokus pada pengukuran hasil belajar, tetapi juga memanfaatkan asesmen sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kemampuan refleksi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai jenis dan teknik asesmen yang digunakan dalam pembelajaran PAI, tantangan implementasinya, serta strategi optimalisasinya. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik, formatif, sumatif, dan autentik memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam mendukung proses pembelajaran PAI. Selain itu, penerapan teknik tes dan non-tes, seperti observasi, portofolio, proyek, penilaian kinerja, dan penilaian diri, mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan peserta didik. Namun, implementasi asesmen masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan pemahaman guru, kesulitan dalam menyusun instrumen yang valid dan reliabel, tingginya beban administrasi, keterbatasan waktu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, optimalisasi asesmen dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan instrumen yang berkualitas, penerapan asesmen autentik secara berkelanjutan, integrasi teknologi digital, serta penguatan kolaborasi antarpendidik. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI sekaligus membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan sesuai dengan nilai-nilai Islam.