Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jogo Konco Atasi Stunting melalui Program Pashmina (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah) Ardian Candra Mustikaningrum; Nafilah Nafilah
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v7i2.350

Abstract

Masalah stunting di Indonesia masih menjadi tantangan serius, terutama di wilayah pedesaan dan komunitas dengan keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan dan gizi. Salah satu kelompok yang berpotensi menjadi agen perubahan adalah remaja, yang dapat diberdayakan untuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas remaja perempuan yang tergabung dalam organisasi Nasyiatul Aisyiyah melalui program PASHMINA (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah). Program ini dirancang dengan pendekatan edukatif partisipatif, yang meliputi pelatihan kader remaja sehat, penyuluhan gizi  dan demonstrasi pembuatan makanan pendamping ASI (MP-ASI) bergizi berupa finger food. Metode pelaksanaan melibatkan identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan intensif berbasis modul, praktik lapangan, dan evaluasi pretest-posttest terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja tentang gizi, kesehatan reproduksi, dan praktik pemberian MP-ASI. Kegiatan ini juga memperkuat peran remaja sebagai pelopor gerakan sehat di komunitasnya dalam upaya pencegahan stunting sejak remaja dan calon ibu. Program PASHMINA terbukti efektif sebagai model pemberdayaan komunitas berbasis organisasi perempuan muda yang dapat direplikasi pada komunitas serupa.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN PEKERJA MELALUI EDUKASI POSISI ERGONOMI DI SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI Eliyana Eliyana; Nafilah Nafilah; Andini Dian; Lovyta Wulandari; Rizathul Rizqi
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Institut Kesehatan Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i2.631

Abstract

The main problem identified was that many workers still performed work activities using non-ergonomic postures, such as bending for prolonged periods, sitting in low positions, and rarely performing stretching exercises, which increased the risk of back pain and muscle fatigue. This community service activity aimed to improve workers’ knowledge regarding ergonomic working positions as an effort to prevent musculoskeletal disorders among 14 workers at the Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purin. The activity included observation, pre-test, ergonomic education using poster media, demonstrations of proper posture and stretching exercises, followed by post-test and evaluation.The results showed improved workers’ knowledge after the intervention. Before the intervention, most workers had a moderate level of knowledge (85.72%), while after the program, 64.29% of workers achieved a high level of knowledge and none remained in low category. Workers also reported a better understanding of proper working methods and the importance of maintaining correct body posture while working. Ergonomic education through poster media and demonstrations effectively increased worker’s knowledge and may help prevent musculoskeletal disorders while promoting occupational safety and productivity.