This Author published in this journals
All Journal Widya Kesehatan
Putu Yudhistira Budi Setiawan
Program Studi Kesehatan Ayurweda, Fakultas Kesehatan, Universitas Hindu Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Antioksidan ekstrak etanol 96% bunga krisan (Chrysanthemum indicum L.) berdasarkan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl: Antioxidant activity of a 96% ethanol extract of chrysanthemum flowers (Chrysanthemum indicum L.) assessed using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl method Syahra Agustina Maulida; Ni Putu Wintariani; Putu Yudhistira Budi Setiawan
Widya Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/b7fkbc73

Abstract

Latar Belakang: Paparan polusi lingkungan meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species pada kulit, mengganggu keseimbangan redoks, dan mempercepat kerusakan sel akibat radikal bebas. Antioksidan alami dari tanaman menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan antioksidan sintetis seperti BHA dan BHT yang berisiko karsinogenik. Bunga krisan (Chrysanthemum indicum L.) mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Tujuan: Menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% bunga krisan menggunakan metode peredaman radikal bebas 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl. Metode: Penelitian eksperimental murni dengan rancangan acak dilaksanakan selama empat bulan, Maret sampai Juni 2023. Simplisia bunga krisan diekstraksi melalui maserasi dengan pelarut etanol 96%. Aktivitas antioksidan diuji secara in vitro dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm, dengan tiga kali replikasi pengukuran. Hasil: Ekstraksi 600 g simplisia menghasilkan 116,413 g ekstrak kental. Nilai IC50 ekstrak etanol bunga krisan pada tiga replikasi berturut-turut 65,77 ppm, 68,28 ppm, dan 66,25 ppm, dengan rata-rata 66,77 ± 1,09 ppm, tergolong kategori kuat. Simpulan: Ekstrak etanol 96% bunga krisan memiliki aktivitas antioksidan kategori kuat berdasarkan metode DPPH, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antioksidan alami dalam sediaan topikal.