p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widya Kesehatan
Putu Lakustini Cahyaningrum
Departemen Kesehatan Ayurweda, Fakultas Kesehatan, Universitas Hindu Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Intervensi Hipnoterapi terhadap Manajemen Gangguan Kecemasan: Studi kualitatif pada praktik klinis: Evaluation of Hypnotherapy Intervention on Anxiety Disorder Management: A Qualitative Study in Clinical Practice Ida Ayu Putu Putrami Sari; Putu Lakustini Cahyaningrum; Anak Agung Putu Agung Mediastari
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/yc7cb738

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kecemasan menjadi masalah emosional yang ditandai dengan perasaan tidak nyaman, ketidakberdayaan, dan ketidakpastian akibat stimulus yang tidak jelas. Hipnoterapi telah menunjukkan potensi sebagai intervensi non-farmakologis yang dapat mengakses alam bawah sadar untuk memodifikasi pola pikir negatif dan menanamkan teknik relaksasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas hipnoterapi dalam mengatasi gangguan kecemasan dan mengidentifikasi protokol terapeutik yang diterapkan di Soulhealing Hypnotherapy. Metode: Penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap praktisi dan pasien gangguan kecemasan. Data dikumpulkan menggunakan panduan wawancara terstruktur dan lembar observasi untuk mengevaluasi protokol terapi dan respons pasien. Hasil: Protokol hipnoterapi terdiri dari enam tahap yakni wawancara dan pendekatan awal, instruksi pencarian posisi nyaman, fokusasi perhatian, induksi relaksasi, identifikasi akar penyebab kecemasan, dan reframing kognitif dengan perspektif positif. Evaluasi post-terapi menunjukkan penurunan signifikan tingkat kecemasan, peningkatan kemampuan manajemen emosi, dan perbaikan kualitas interaksi sosial. Pasien melaporkan kondisi mental yang lebih tenang dan rileks pasca intervensi. Kesimpulan: Hipnoterapi terbukti efektif dalam mengurangi gejala kecemasan melalui modifikasi pola pikir dan penanaman teknik relaksasi. Pendekatan ini menawarkan alternatif terapi yang aman dengan minimal efek samping dibandingkan intervensi farmakologis konvensional.
Penerapan Olahraga (Vyayama) berbasis Prakriti Ayurweda untuk Optimalisasi Kebugaran Jasmani Personel Kepolisian: The Application of Ayurvedic Exercise (Vyayama) based on Prakriti for Optimizing the Physical Fitness of Police Personnel Ni Made Ayu Diana Putri; Putu Lakustini Cahyaningrum; Ida Bagus Wiryanatha
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/t6ajdx24

Abstract

Latar belakang: Profesi kepolisian memerlukan kondisi fisik optimal yang dapat dicapai melalui pendekatan latihan individual. Prakriti dalam Ayurweda mengklasifikasikan konstitusi tubuh manusia menjadi tiga tipe (vata, pitta, kapha) dengan karakteristik fisiologis dan metabolisme berbeda yang memerlukan program latihan spesifik. Penelitian ini mengembangkan program olahraga (vyayama) yang disesuaikan dengan konstitusi tubuh individual untuk meningkatkan efektivitas latihan kebugaran. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas penerapan olahraga (vyayama) berdasarkan identifikasi prakriti dalam meningkatkan kebugaran jasmani personel Polisi sektor Ubud. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melibatkan 14 personel kepolisian. Program vyayama diterapkan selama dua bulan dengan variasi jenis, durasi, dan intensitas latihan sesuai tipe prakriti. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes pre-post yang mencakup daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, komposisi tubuh, dan fleksibilitas. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi perubahan fisik. Hasil: Implementasi vyayama berbasis prakriti menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh parameter kebugaran jasmani. Partisipan mengalami peningkatan daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Terjadi penurunan indeks massa tubuh rata-rata 2,3 kg/m² dan peningkatan kualitas tidur serta konsentrasi kerja. Kesimpulan: Penerapan olahraga (vyayama) yang diselaraskan dengan prakriti individual terbukti efektif meningkatkan kebugaran jasmani personel kepolisian.