p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widya Kesehatan
Ida Bagus Wiryanatha
Departemen Kesehatan Ayurweda, Fakultas Kesehatan, Universitas Hindu Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Olahraga (Vyayama) berbasis Prakriti Ayurweda untuk Optimalisasi Kebugaran Jasmani Personel Kepolisian: The Application of Ayurvedic Exercise (Vyayama) based on Prakriti for Optimizing the Physical Fitness of Police Personnel Ni Made Ayu Diana Putri; Putu Lakustini Cahyaningrum; Ida Bagus Wiryanatha
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/t6ajdx24

Abstract

Latar belakang: Profesi kepolisian memerlukan kondisi fisik optimal yang dapat dicapai melalui pendekatan latihan individual. Prakriti dalam Ayurweda mengklasifikasikan konstitusi tubuh manusia menjadi tiga tipe (vata, pitta, kapha) dengan karakteristik fisiologis dan metabolisme berbeda yang memerlukan program latihan spesifik. Penelitian ini mengembangkan program olahraga (vyayama) yang disesuaikan dengan konstitusi tubuh individual untuk meningkatkan efektivitas latihan kebugaran. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas penerapan olahraga (vyayama) berdasarkan identifikasi prakriti dalam meningkatkan kebugaran jasmani personel Polisi sektor Ubud. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melibatkan 14 personel kepolisian. Program vyayama diterapkan selama dua bulan dengan variasi jenis, durasi, dan intensitas latihan sesuai tipe prakriti. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes pre-post yang mencakup daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, komposisi tubuh, dan fleksibilitas. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi perubahan fisik. Hasil: Implementasi vyayama berbasis prakriti menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh parameter kebugaran jasmani. Partisipan mengalami peningkatan daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Terjadi penurunan indeks massa tubuh rata-rata 2,3 kg/m² dan peningkatan kualitas tidur serta konsentrasi kerja. Kesimpulan: Penerapan olahraga (vyayama) yang diselaraskan dengan prakriti individual terbukti efektif meningkatkan kebugaran jasmani personel kepolisian.
Efektivitas Terapi Akupresur dalam Reduksi Nyeri Arthritis Gout: Studi Kualitatif di Kota Denpasar: The Effectiveness of Acupressure Therapy in Reducing Gout Arthritis Pain: A Qualitative Study in Denpasar City Ketut Budiani; Ida Bagus Putra Suta; Ida Bagus Wiryanatha
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/s9gb9v66

Abstract

Latar belakang: Arthritis gout menimbulkan nyeri debilitating yang memerlukan pendekatan terapi komplementer efektif. Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi akupresur dalam reduksi nyeri arthritis gout melalui integrasi konsep marma Ayurveda dan meridian Traditional Chinese Medicine. Metode: Desain kualitatif deskriptif dengan purposive sampling melibatkan observasi dan wawancara pada 4 orang praktisi akupresur dan 12 pasien. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terapi akupresur efektif menurunkan nyeri melalui pemberian tekanan pada titik-titik meridian yang menyeimbangkan energi Qi dan tri dosha. Titik akupresur utama yang digunakan: LI.4 Hegu (Kshipra), KI.1 Yongquan (Talahridaya), KI.3 Taixi (Kurcashira), EXLE.10 Bafeng (Kshipra), LR.3 Taichong (Kurca), dan ST.41 Jiexi (Gulpha). Kesimpulan: Selain reduksi nyeri signifikan, pasien mengalami peningkatan kualitas tidur, relaksasi, dan pengurangan kesemutan. Integrasi pendekatan Ayurveda-TCM dalam akupresur menunjukkan potensi sebagai terapi komplementer arthritis gout yang efektif.
Efektivitas Terapi Pijat Punggung dalam Mengurangi Kelelahan Kerja pada Tenaga Pendidik dan Kependidikan: The Effectiveness of Back Massage Therapy in Reducing Work Fatigue in Educators and Education Personnel Ni Made Sabtriani; Sang Ayu Made Yuliari; Ida Bagus Wiryanatha
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/mystvx54

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja menjadi permasalahan kesehatan okupasional yang berdampak pada penurunan produktivitas dan gangguan kesehatan fisik-mental tenaga pendidik. Terapi pijat punggung sebagai intervensi nonfarmakologis berbasis Ayurweda menawarkan alternatif penanganan yang aman dan efektif. Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi pijat punggung dalam mengurangi kelelahan kerja pada guru dan pegawai SMK Negeri 3 Denpasar, mengevaluasi protokol standar terapi, dan mengidentifikasi dampak fisiologis serta psikologis pascaterapi. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan purposive sampling melibatkan 5 praktisi terapis dan 40 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan validasi triangulasi sumber dan metode. Hasil: Terapi pijat punggung menggunakan lima teknik utama (effleurage, petrissage, vibration, tapotage, friction) selama 30 menit mampu meningkatkan sirkulasi darah, mengoptimalkan distribusi oksigen ke jaringan otot, dan memicu pelepasan endorfin. Responden melaporkan peningkatan kebugaran fisik, reduksi ketegangan otot hingga 85%, penurunan tingkat stres, dan peningkatan kualitas tidur dengan durasi rata-rata 2 jam lebih lama. Kesimpulan: Terapi pijat punggung efektif mengurangi kelelahan kerja melalui mekanisme vasodilatasi, aktivasi sistem parasimpatis, dan modulasi neurotransmitter. Protokol standar 30 menit dengan frekuensi 1-2 kali per minggu memberikan manfaat berkelanjutan selama 3-7 hari pascaterapi.