Askhabul Kirom
Universitas Yudharta Pasururuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran PAI Dengan Menggunakan-Platform Raptivity Dalam Memotivasi Belajar Di SMP Al-Inayah Purwosari Pasuruan Ahmad Ma’ruf; Lailatul Mukarromah; Askhabul Kirom; Wiwin Fachrudin Yusuf
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/8a8w1w47

Abstract

Learning media is an important component supporting the effectiveness of the learning process carried out. The development of learning media using the raptivity platform applied during the learning process has a significant impact. Especially in building enthusiasm and increasing student learning motivation. This study was conducted to develop and test the effectiveness of learning media using the raptivity platform in increasing learning motivation in class 7 of SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. The method used is the R & D research method, using the Brog and Gall technique which is carried out using several stages. The supporting instruments used as data collection techniques are observation, interviews, documentation, and student response questionnaires. The results of the study conducted on experts as a validation test showed a score that could be said to be decent, although there were still comments and suggestions. Meanwhile, the student response questionnaire provides an illustration that 90% of students stated that they were very satisfied with the raptivity platform media in the learning process carried out. Thus, it can be observed that learning media using the raptivity platform applied to Islamic Religious Education learning is stated to be very worthy of being further developed as an alternative in increasing student learning motivation. Abstrak Media pembelajaran merupakan komponen penting pendukung efektifitas proses pembelajaran yang dilakukan. Pengembangan media pembelajaran menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan selama proses pembelajaran memiliki dampak yang signifikan. Terutama dalam membangun semangat dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji efektifitas media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity dalam meningkatkan motivasi belajar di kelas 7 SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian R & D, dengan menggunakan teknik Brog and Gall yang dilakukan dengan menggunakan beberapa tahapan. Instrumen pendukung yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner respon peserta didik. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap para ahli sebagai uji validasi menunjukkan skor yang dapat dikatakan layak, meskipun masih terdapat kometar dan saran. Sedangkan untuk angket respon peserta didik memberikan gambaran bahwa 90% peserta didik menyatakan sangat puas terhadap media platform raptivity dalam proses belajar yang dilakukan. Sehingga, dapat diamati bahwa media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan terhadap pembelajaran PAI dinyatakan sangar layak dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Peran Guru PAI Dalam Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di SMA Antartika Sidoarjo Laode Daffa Valderama Syaputra; Ali Mohtarom; Wiwin Fachrudin Yusuf; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/62pjb612

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia agar menjadi manusia yang berdaya guna. Dalam undaang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. Pasal 1 Ayat (1) disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklaq mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kenakalan remaja di SMA Antartika Sidoarjo. Kenakalan remaja merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh sekolah-sekolah menengah, termasuk SMA Antartika Sidoarjo. Guru PAI memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengajaran materi agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moral siswa. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMA Antartika Sidoarjo memainkan peran yang signifikan dalam mengurangi kenakalan remaja melalui berbagai strategi, termasuk pendidikan karakter, pendekatan personal, serta kolaborasi dengan orang tua dan pihak sekolah. Guru PAI juga berperan sebagai teladan, memberikan bimbingan spiritual dan moral yang mendalam kepada siswa. Selain itu, program kegiatan ekstrakurikuler yang diinisiasi oleh guru PAI juga terbukti efektif dalam mengalihkan energi siswa ke arah kegiatan positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran proaktif dan kolaboratif dari guru PAI sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan dalam membentuk perilaku siswa yang lebih baik. Abstract Education is a necessity for every human being to become a useful human being. In the Republic of Indonesia Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. Article 1 Paragraph (1) states that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have spiritual religious strength, self-control, personality, intelligence, noble morals, and skills needed by themselves, society, nation, and state. This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in overcoming juvenile delinquency at SMA Antarctica Sidoarjo. Juvenile delinquency is one of the serious challenges faced by secondary schools, including SMA Antarctica Sidoarjo. PAI teachers have the responsibility not only in teaching religious material, but also in forming students' character and morals. Through a qualitative approach, this study collected data through in-depth interviews, observations, and document studies. The results of the study indicate that PAI teachers at SMA Antarctica Sidoarjo play a significant role in reducing juvenile delinquency through various strategies, including character education, personal approaches, and collaboration with parents and the school. Islamic Religious Education teachers also act as role models, providing deep spiritual and moral guidance to students. In addition, extracurricular activity programs initiated by Islamic Religious Education teachers have also proven effective in diverting students' energy towards positive activities. This study concludes that the proactive and collaborative role of Islamic Religious Education teachers is very important in creating a conducive school environment and in shaping better student behavior.
Inovasi Metode Pembelajaran Syawir Untuk Meningkatkan Pemahaman Nahwu Dalam Kitab Matan Jurumiyah Di Pondok Pesantren Ngalah Viza fikriyani; M. Jamhuri; Ahmad Marzuki; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/jyh3kj63

Abstract

This research is motivated by the low level of students' understanding of the contents of the Matan Jurumiyah book, which has an impact on their less than optimal ability to read and understand the yellow book, especially in the field of nahwu science. This condition indicates the need for innovative learning methods that can increase student involvement and deepen their understanding of the material being studied. Therefore, this study aims to describe: (1) the implementation of innovative syawir learning methods in improving students' nahwu understanding, (2) supporting and inhibiting factors in its implementation, and (3) the impacts arising from the application of this method. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques, involving Islamic boarding school caretakers, ustaz, and students as research informants. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of the innovative Syawir learning method was carried out through several stages, namely an initial evaluation to determine the level of understanding of students, implementation of learning based on sorogan levels, random evaluations to measure students' readiness, and the provision of educational sanctions to improve learning discipline. Supporting factors in the implementation of this method include support from Islamic boarding school supervisors, the availability of adequate learning materials, a conducive learning environment, and high student motivation in learning nahwu. Meanwhile, inhibiting factors faced include limited learning time, differences in student ability levels, and the emergence of psychological pressure due to the random evaluation system. Nevertheless, the innovative Syawir learning method has a positive impact in the form of more structured learning planning, increased student learning motivation, better effectiveness of the learning process, and the growth of students' discipline and accuracy in understanding nahwu material. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman santri terhadap isi kitab Matan Jurumiyah, yang berdampak pada kurang optimalnya kemampuan mereka dalam membaca dan memahami kitab kuning, khususnya dalam bidang ilmu nahwu. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan santri serta memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dalam meningkatkan pemahaman nahwu santri, (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta (3) dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan pengasuh pesantren, ustaz, serta santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri, pengimplementasian pembelajaran berdasarkan jenjang sorogan, evaluasi secara acak untuk mengukur kesiapan santri, serta pemberian sanksi edukatif guna meningkatkan kedisiplinan belajar. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode ini meliputi dukungan pengasuh pesantren, ketersediaan materi pembelajaran yang memadai, lingkungan belajar yang kondusif, serta motivasi santri yang tinggi dalam mempelajari ilmu nahwu. Sementara itu, faktor penghambat yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat kemampuan santri, serta munculnya tekanan psikologis akibat sistem evaluasi acak. Meskipun demikian, inovasi metode pembelajaran syawir memberikan dampak positif berupa perencanaan pembelajaran yang lebih terstruktur, peningkatan motivasi belajar santri, efektivitas proses pembelajaran yang lebih baik, serta tumbuhnya sikap disiplin dan ketelitian santri dalam memahami materi nahwu.