Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemandirian Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Inovasi Olahan Kentang Mustofa Marti Dewi Ungkari; Novie Susanti Suseno; Wahyuningsih Wahyuningsih; Irma Rosmayati; Dwirani Fauzi Lestari
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.1372

Abstract

Pemberdayaan masyarakat memegang peranan strategis dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi kelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Muara Sanding, Kabupaten Garut. Wilayah ini memiliki potensi lokal komoditas kentang olahan, khususnya kentang mustofa krispi. Kendati demikian, kelompok mitra menghadapi kendala utama berupa ketidakkonsistensi kerenyahan produk, minimnya standar higienitas (Good Manufacturing Practices), pengemasan tanpa branding, serta keterbatasan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis produksi, kualitas produk, inovasi pengemasan, serta kemampuan pemasaran digital kelompok ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 10 orang ibu rumah tangga melalui empat tahapan utama: persiapan lapangan, pelatihan teknis dan kualitas, inovasi produk dan branding, serta digitalisasi pemasaran dan pendampingan legalitas. Teknologi tepat guna yang diserahterimakan meliputi alat pasrah kentang presisi, mesin spinner sentrifugal, dan mesin sealer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi preparasi bahan hingga 60–70%, daya simpan kerenyahan kentang mencapai 3–4 bulan secara alami, adopsi kemasan higienis (standing pouch berlabel eksklusif), serta terbentuknya saluran pemasaran digital via Instagram dan WhatsApp Business. Selain itu, pendampingan legalitas usaha P-IRT dan Sertifikasi Halal berhasil diinisiasi. Kegiatan ini terbukti mampu mentransformasi produsen rumahan tradisional menjadi kelompok usaha bersama yang mandiri dan berkelanjutan.