Farida Febriati
Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Media Sosial sebagai Komunikasi Pemasaran Untuk Warga Shelter di Makassar Citra Rosalyn Anwar; Faridah Faridah; Farida Febriati
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v5i2.568

Abstract

Internet termasuk media sosial menyediakan ruang yang sangat luas dan terbuka bagi setiap pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Program pemerintah di tahun 2025 menargetkan 50% pelaku UMKM untuk memanfaatkan media digital melalui program Go Digital.Data dari We are Social mengatakan pelaku UMKM di Indonesia yang memanfaatkan akses digital masih 25,5 juta UMKM di tahun 2024 atau baru 40% pelaku UMKM yang bertransformasi Digital. Hal ini bisa dipengaruhi okeh banyak hal, mulai dari sarana seperti jaringan internet yang belum merata di seluruh indonesia, hingga keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital dalam mengembangkan usahanya. Pengabdian ini bekerjasama dengan Shelter Pa;baeng-baeng yang memiliki unit usaha seperti pencucian mobil dan motor, Warkop serta makanan rumahan. Usaha ini membantu warga sekitar dan warga shelter, namun masih belum menjangkau masyarakat diluar warga sekitar. Pengelola unit usaha memiliki kendala dalam menafaatkan media digital sebagai peluang komunikasi pemasaran. Hal ini yang mendorong kerjasama ini, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pengelola mendapatkan pendampingan mengenai transformasi digital dan pengelolaan media sosial untuk mengembangkan usaha yang sudah mereka bangun. Pendampingan yang dilakukan seperti pembuatan konten untuk tiktok, Instagram, facebook dan goggle maps. Pendampingan dilakukan kepada 50 orang pengelola Shelter, unit usaha serta masyarakat sekitar. Setiap pesertalebih dahulu mendapatkan pendampingan tentang goggle maps, sebagai upaya awal memperkenalkan lokasi usaha mereka di dunia digital, selanjutnya pendampingan dalam mengunduh media sosial seperti tiktok, aplikasi canva, instagram dan facebook. Penggunaan aplikasi canva dalam mengedit video dibutuhkan untuk membuat konten yang menarik dan diharapkan bisa mendatangkan rasa keingintahuan bagi orang-orang ynag dapat menjangkau akun mereka.