', Oktaviani
Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN KECEPATAN KENDARAN PADA WILAYAH ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KOTA PADANG sari, Nadra Mutiara; ', Oktaviani; Novia, Ali
Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar) Vol 1 (2015): Annual Civil Engineering Seminar (ACES)
Publisher : Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) adalah lokasi/wilayah di ruas jalan tertentu yang merupakanzona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur kecepatan kendaraan di lingkungan sekolah.Batas kecepatan izin maksimum memasuki ZoSS khususnya di Kota Padang adalah 25km/jam dan secara garis besar batas kecepatan izin kendaraan yang melewati Zoss di Indonesiaumumnya adalah 20-30 km/jam. Secara garis besar kecepatan kendaraan yang melaluilokasi ZoSS lebih tinggi dari kecepatan izin. Untuk memastikan kecepatan rata-ratakendaraan dan menentukan tingkat pelanggaran kendaraan yang melintasi wilayah ZoSS makadiperlukan data primer yang mana sampel diambil secara acak berdasarkan survey lapanganselama 3 hari pada lokasi Sekolah yang memiliki fasilitas ZoSS, yaitu SDN 03-04-13-21Purus, SDN 10 Aur Duri, SDN 03 Alai. Sebagai pembandingnya adalah sekolah yang tidakmemiliki fasilitas ZoSS yaitu SDN 02 Ulak Karang, SDN 01-06-07-08 Pulau Air, dan SDMuhamadiyah 10 Padang. Data diambil pada kondisi sibuk yaitu pukul 06.30-07.30 WIB danpada pukul 12.00-13.30 WIB. Data yang didapat adalah jarak tempuh dan waktu tempuhkendaraan. Kedua data tersebut dapat menghasilkan nilai kecepatan baik itu kecepatan tiapkendaraan maupun kecepatan rata-rata kendaraan yang melewati wilayah ZoSS. Hasil daripenelitian, kecepatan kendaraan yang melewati wilayah ZoSS tidak sesuai dengan kecepatanizin yaitu 33 km/jam. dengan persentase rata-rata maksimum tingkat pelanggaran pada wilayahZoSS yaitu 96,5 % pelanggaran, sedangkan kecepatan rata-rata pada wilayah yang tidakmemiliki fasilitas ZoSS adalah 29 km/jam. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna kendaraantidak peduli dengan adanya wilayah ZoSSKata kunci: Jarak tempuh, Kecepatan, Waktu tempuh, Zona Selamat Sekolah (ZoSS)
ALTERNATIF PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UMUM (STUDI KASUS: BUS DAN KERETA API TRAYEK KOTA PADANGKOTA PARIAMAN) ', Oktaviani; Saputra, Andre Yudi
Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar) Vol 1 (2015): Annual Civil Engineering Seminar (ACES)
Publisher : Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman moda transportasi pada masa ini mengakibatkan kompetisi dalam pemilihanmoda, sehingga akan ada moda yang sangat banyak digemari dan digunakan oleh pelakuperjalanan untuk mencapai suatu tempat sedangkan moda lainnya sedikit atau bahkan tak lagidiminati. Dalam kompetisi yang terjadi, maka perlu dilakukan peninjauan terhadap faktorfaktoryang mempengaruhi pemilihan moda sehingga pihak yang terkait dapat mewujudkansistem angkutan umum yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati prilakupelaku perjalanan yang menggunakan angkutan umum kereta api dan bus trayek Kota Padangke Kota Pariaman agar diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaku perjalanan dalammelakukan pemilihan moda, guna memperoleh suatu model pemilihan moda yang dapatmenjelaskan probabilitas pelaku perjalanan dalam memilih moda kereta api dan bus. Penelitianini merupakan penelitian kuantitatif yang dihitung dengan menggunakan perhitungan regresikarena bertujuan melihat hubungan variabel respon pilihan pelaku perjalanan (Y) terhadapperubahan atribut selisih biaya perjalanan (X1), waktu perjalanan (X2) dan waktukeberangkatan masing-masing moda (X3). Dari hasil uji statistik yang telah dilakukan,didapatkan persamaan selisih utilitas antara kereta api dan bus adalah sebagai berikut: (UKAUBus)= 0.977 + 0.00.X1 + 0.092.X2 - 0.002.X3.Model pemilihan moda yang digunakan adalah model logit binomial:Probabilitas pemilihan moda Kereta Api: PKA =Probabilitas pemilihan moda bus: PBUS = 1 – PKA =Sehingga didapatkan hasil bahwa probabilitas pemilihan moda kereta api lebih besar dari padapemilihan moda bus. Perubahan yang dilakukan terhadap biaya perjalanan, waktu perjalanan,dan jarak waktu keberangkatan tidak mempengaruhi, karena masyarakat lebih memilih keretaapi sebagai moda untuk mencapai tujuannya.Kata Kunci : bus, kereta api, moda transportasi.