Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran IPAS dengan Model PANUTAN; Meningkatkan Partisipasi, Keterampilan Kritis dan Kerja Sama Siswa Mahmudah .; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i3.3239

Abstract

In the era of Society 5.0, students are required to master critical thinking and collaboration skills in order to be able to face the challenges in this era. However, in reality, fourth grade students of SDN Telaga Sili-Sili have not mastered these two skills, this is proven by the test results which show that students are not optimal in understanding the material and are not yet competent in completing the challenges given by the teacher, students have not been able to apply collaboration skills well because some students prefer to learn individually and only 4 out of 10 students reach the KKTP limit. This study aims to use the PANUTAN model to test student learning outcomes, critical thinking skills, collaboration skills, and activities. PTK is the method used in this study which was carried out in 4 meetings. Based on the results of the study, student activity increased from 40% at meeting 1 to 80% at meeting 4. At meeting 1 the percentage of critical thinking skills was 30%, at meeting 4 it increased to 90%. At meeting 1 collaboration skills were 40%, and at meeting 4 it increased to 90%. From meeting 1 to meeting 4, it increases student learning outcomes from 30% to 100%. The results of the study indicate that the application of the PAMUTAN model is effective in improving learning outcomes, critical skills, cooperation and student activity.
Studi Literatur : Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Mengembangkan Sikap Toleransi pada Siswa Sekolah Dasar Farisha Norrahmah; Adisty Zahratuljannah; Hidayatur Rahmah; Rosvania Wibisono; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam mengembangkan sikap toleransi pada siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan dengan metode studi literatur melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku, serta laporan penelitian yang relevan dan terbit pada periode 2020–2025. Analisis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, terutama nilai kemanusiaan dan persatuan, menjadi dasar penting bagi siswa dalam memahami dan menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Pendekatan pembelajaran yang dialogis, kontekstual, dan melibatkan kerja sama antar siswa terbukti lebih efektif dalam mendorong terbentuknya sikap toleran. Selain itu, peran guru dalam menciptakan suasana kelas yang aman, inklusif, dan memberi ruang bagi interaksi positif turut memperkuat keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam membangun karakter toleran. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pembelajaran Pancasila di sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk sikap toleransi sejak dini.
Studi Literatur : Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Mengembangkan Sikap Toleransi pada Siswa Sekolah Dasar Farisha Norrahmah; Adisty Zahratuljannah; Hidayatur Rahmah; Rosvania Wibisono; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam mengembangkan sikap toleransi pada siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan dengan metode studi literatur melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku, serta laporan penelitian yang relevan dan terbit pada periode 2020–2025. Analisis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, terutama nilai kemanusiaan dan persatuan, menjadi dasar penting bagi siswa dalam memahami dan menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Pendekatan pembelajaran yang dialogis, kontekstual, dan melibatkan kerja sama antar siswa terbukti lebih efektif dalam mendorong terbentuknya sikap toleran. Selain itu, peran guru dalam menciptakan suasana kelas yang aman, inklusif, dan memberi ruang bagi interaksi positif turut memperkuat keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam membangun karakter toleran. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pembelajaran Pancasila di sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk sikap toleransi sejak dini.