Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drill shooting dan latihan target terhadap akurasi shooting menggunakan punggung kaki serta membandingkan efektivitas kedua metode latihan pada atlet UKM Futsal STOK Bina Guna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Two Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 32 atlet aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat keaktifan latihan, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan drill shooting dan kelompok latihan target. Program latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dikumpulkan menggunakan tes akurasi shooting menggunakan punggung kaki sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan akurasi shooting menggunakan punggung kaki. Selain itu, terdapat perbedaan efektivitas antara kedua metode latihan, di mana latihan target memberikan peningkatan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan latihan drill shooting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua metode latihan efektif digunakan untuk meningkatkan akurasi shooting, namun latihan target lebih direkomendasikan sebagai metode latihan untuk meningkatkan kemampuan finishing atlet futsal karena memberikan adaptasi yang lebih spesifik terhadap tuntutan keterampilan shooting.