Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi NeuroArch Learning Model: Integrasi Teori Neurosains Kognitif Dalam Pengembangan Pembelajaran Studio Arsitektur Adaptif A. M. Asri; Nurnaningsih Nico Abdul
JARI: Journal of Architecture, Research and Innovation Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/j6x8es16

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi NeuroArch Learning Model sebagai kerangka pembelajaran adaptif di studio arsitektur berlandaskan integrasi teori neurosains kognitif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review berpanduan protokol PRISMA, riset ini memetakan lima gaya berpikir spasial-kreatif civitas akademika berdasarkan dominasi belahan otak. Hasil penelitian menghasilkan Matriks Taksonomi Kognitif Arsitektur dan Peta Tematik Mismatch Pedagogis yang membuktikan bahwa bias evaluasi dosen dipicu oleh ketidakselarasan kognitif dengan mahasiswa. Sebagai solusi, NeuroArch Learning Model merumuskan diferensiasi asistensi dan rubrik evaluasi multidimensi yang disesuaikan dengan profil kognitif peserta didik. Disimpulkan bahwa integrasi neurosains kognitif ke dalam studio arsitektur secara efektif mampu menjembatani hambatan pedagogis, meningkatkan keobjektifan penilaian, serta mengoptimalkan potensi kreatif mahasiswa secara adaptif.
MENJEMBATANI COGNITIVE MISMATCH DI STUDIO ARSITEKTUR: SINTESIS INTEGRATIF ATAS GAYA KOGNITIF DAN KESENJANGAN PERSEPSI DOSEN–MAHASISWA A. M. Asri; Nurnaningsih Nico Abdul
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1484

Abstract

Pembelajaran studio arsitektur sering kali diwarnai oleh kesenjangan persepsi antara dosen dan mahasiswa terkait kriteria estetika serta penilaian karya desain, yang berpotensi memicu konflik pedagogis dan mengendalikan kreativitas. Kesenjangan ini diduga berkaitan dengan cognitive mismatch akibat perbedaan gaya kognitif dan tipologi berpikir yang belum terkonseptualisasi secara sistematis dalam pendidikan desain. Penelitian ini bertujuan memetakan secara eksploratif pola ketidakselarasan kognitif antara pengajar dan peserta didik serta merumuskan kerangka konseptual awal bagi pembelajaran studio adaptif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review (SILR) berpanduan kriteria PRISMA, riset ini melakukan sintesis integratif terhadap berbagai kerangka gaya kognitif (seperti HBDI, tipologi Jungian, Triune Brain MacLean, serta STIFIn) dan melakukan analisis tematik pada literatur bereputasi. Hasil penelitian merumuskan Matriks Proposisi Gaya Kognitif Arsitektur (memetakan kecenderungan gaya Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct) serta Peta Tematik Kesenjangan Kognitif. Temuan mengindikasikan bahwa bias evaluasi dapat dijelaskan secara konseptual ketika dosen mengevaluasi karya melalui kacamata kognitif pribadinya, terutama pada benturan orientasi Intuiting (konseptual-abstrak) dan Thinking/Sensing (struktural-pragmatis). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengenalan gaya kognitif ke dalam studio arsitektur sebagai hipotesis kerja esensial untuk merancang diferensiasi asistensi dan evaluasi yang berpotensi mengoptimalkan kreativitas mahasiswa.