Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat stres akademik yang dialami siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Seririt. Kondisi tersebutditunjukkan melalui gejala seperti kecemasan, kesulitan berkonsentrasi, gangguan tidur, penurunan motivasi belajar, dan perasaan tertekan akibattuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhkonseling Cognitive Behavioral dengan teknik relaksasi Benson dalam menurunkan tingkat stres akademik siswa. Penelitian menggunakanmetode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A yang terdiriatas baseline 1 (A1), intervensi (B), dan baseline 2 (A2). Subjekpenelitian terdiri dari tiga siswa kelas XI yang memiliki tingkat stresakademik tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakananalisis deskriptif visual dengan melihat perubahan skor, kecenderunganarah data, stabilitas, dan overlap antar fase. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami penurunan tingkat stresakademik setelah diberikan intervensi konseling Cognitive Behavioralteknik relaksasi Benson. Penurunan terlihat dari menurunnya skor stresakademik pada fase intervensi dan semakin stabil pada fase baseline 2. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan pada aspek emosional, kognitif, dan perilaku seperti berkurangnya kecemasan, meningkatnyakonsentrasi belajar, serta meningkatnya motivasi belajar. Dengan demikian, konseling Cognitive Behavioral teknik relaksasi Benson memberikan pengaruh dalam menurunkan tingkat stres akademik siswakelas XI di SMA Negeri 1 Seririt.