Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda Kampung dalam Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan Desa di Kabupaten Merauke Yosafat Fonataba; Esau Hombore; Ivone Agustina Nathan; Simon Yanuarius Konorop
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/89fjfs49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa, sekaligus menghasilkan model sederhana pemberdayaan kelompok rentan dalam tata kelola desa yang dapat direplikasi di wilayah perbatasan lainnya. Program ini dilaksanakan di Kampung Yanggandur, Kabupaten Merauke, menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan aparatur pemerintahan kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh adat, perempuan, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, pemetaan pola partisipasi, penyusunan modul kontekstual, pelatihan teknis, workshop partisipasi masyarakat, pendampingan, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparatur dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, penyampaian informasi anggaran secara terbuka, dan penggunaan media informasi publik seperti papan anggaran. Selain itu, partisipasi perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa meningkat secara signifikan. Program ini mendukung penerapan prinsip good governance pada tingkat desa, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Model pendampingan yang dikembangkan dinilai efektif dan relevan untuk direplikasi pada kampung-kampung perbatasan lainnya sebagai upaya memperkuat tata kelola desa berbasis partisipasi dan kearifan lokal.
Partisipasi Masyarakat Adat dalam Perencanaan Pembangunan Daerah: Perspektif Tata Kelola Inklusif Ivone Agustina Nathan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9grpkg89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat adat Kampung Kweel, Merauke dalam perencanaan pembangunan daerah serta mengeksplorasi hambatan dan faktor pendukung partisipasi untuk mendukung tata kelola yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tokoh adat, aparat kampung, dan warga yang terlibat dalam proses perencanaan pembangunan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, focus group discussion, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat terjadi dalam bentuk musyawarah kampung, penentuan prioritas pembangunan, dan peran tokoh adat sebagai mediator. Tingkat partisipasi lebih tinggi pada tokoh adat dan warga dewasa dibandingkan pemuda dan perempuan. Hambatan partisipasi meliputi keterbatasan informasi, akses geografis, dan norma sosial-budaya, sedangkan faktor pendukungnya adalah kepemimpinan inklusif aparat kampung, dukungan tokoh adat, dan media lokal. Partisipasi ini berdampak pada peningkatan relevansi program pembangunan, rasa kepemilikan masyarakat, dan keberlanjutan proyek, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah kampung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, keterlibatan pemuda dan perempuan, serta integrasi kearifan lokal untuk mewujudkan tata kelola pembangunan yang lebih inklusif dan responsif.