Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simulasi Pemadam Api pada Pegawai Puskesmas Langkahan Reza Kurnia; Ahlun Nazar
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yr4mws73

Abstract

Kegiatan simulasi pemadam api merupakan salah satu upaya peningkatan kesiapsiagaan pegawai terhadap potensi kebakaran di lingkungan kerja, terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pegawai dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran serta meningkatkan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan, praktik langsung penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), dan simulasi evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pegawai menggunakan APAR, memahami prosedur evakuasi, serta meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan risiko kebakaran. Dapat disimpulkan bahwa simulasi pemadam api berperan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan kerja di lingkungan Puskesmas Langkahan.
Analisis Beban Kerja dan Stres Kerja pada Pegawai Puskesmas Langkahan Aceh Utara Ahlun Nazar; Reza Kurnia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qfd74508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Beban kerja yang berlebihan sering kali menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya tingkat stres kerja di kalangan tenaga kesehatan. Stres kerja yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kinerja, kesehatan mental, serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional, menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 40 tenaga kesehatan, yang sekaligus menjadi sampel penelitian dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup yang mengukur tingkat beban kerja dan stres kerja berdasarkan skala Likert. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi, dan uji korelasi Spearman Rank untuk menguji hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami beban kerja dalam kategori sedang hingga tinggi, serta tingkat stres kerja yang cenderung meningkat seiring dengan peningkatan beban kerja. Hasil uji statistik diperoleh nilai p <0,05, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Langkahan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi beban kerja yang diterima tenaga kesehatan, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang mereka alami. Diharapkan pihak instansi dapat melakukan pengaturan beban kerja yang lebih proporsional, memberikan dukungan psikologis, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk menurunkan risiko stres kerja.