Siti Andini
Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Galuh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAYA BAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE NADIA OMARA EDISI KRIMINAL INDONESIA Ai Ayu Silvia; Herdiana Herdiana; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20164

Abstract

Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa dalam Konten YouTube Nadia Omara Edisi Kriminal Indonesia (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Membuat Teks Berita).” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa dalam konten YouTube Nadia Omara edisi kriminal Indonesia, sekaligus memberikan alternatif pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan hasil penelitian tersebut. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana gaya bahasa yang digunakan di dalam konten YouTube tersebut dapat dimanfaatkan sebagai referensi pengajaran yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik dalam materi menulis teks berita di Fase F (kelas XI) Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, simak, catat, dan dokumentasi. Sumber data penelitian diambil dari dua video yang diunggah oleh Nadia Omara antara November 2024 hingga Januari 2025, yaitu “Tragedi Supir Maut Tugu Tani” dan “Soto ‘Daging’ Buatan Suami Tukang Selingkuh.” Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam konten tersebut bervariasi: gaya bahasa berdasarkan kata (resmi, tak resmi, percakapan), gaya bahasa berdasarkan nada (sederhana, mulia dan bertenaga, menengah), gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat (klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, repetisi), serta gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna (retoris dan kiasan). Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan bahan ajar digital yang kontekstual, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
KEBANGGAAN SANTRI PUTRA TERHADAP BAHASA INDONESIA DI PONDOK PESANTREN MANAHIJUL HUDA: STUDI SIKAP BAHASA Hilmi Azizah Amatillah; Asep Hidayatullah; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20230

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana kebanggaan santri putra terhadap bahasa Indonesia di Pondok Pesantren Manahijul Huda. Penelitian ini menjadi penting karena lingkungan pesantren dikenal sebagai ruang multibahasa yang memunculkan dinamika kebahasaan antara bahasa daerah, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memerlukan afirmasi positif dalam bentuk sikap kebanggaan agar tidak tergeser dalam konteks komunikasi keagamaan dan keseharian santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan kuesioner. Subjek penelitian adalah 41 santri putra kelas X SMA Terpadu Manahijul Huda. Data dikumpulkan melalui angket sikap bahasa berbasis indikator kebanggaan menurut teori Garvin dan Mathiot (1968). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas santri menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi saat menggunakan bahasa Indonesia, terutama dalam konteks formal seperti kegiatan organisasi, pelajaran, dan pidato. Selain itu, para santri memandang bahasa Indonesia sebagai simbol identitas nasional dan mendukung pelestariannya di lingkungan pesantren. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebanggaan berbahasa merupakan elemen penting dalam mempertahankan dan memperkuat fungsi bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa asing serta lokal.Kata Kunci: sikap bahasa; kebanggaan; bahasa Indonesia; pesantren; santri  AbstractAbstractThis study aims to uncover the pride expressed by male students toward the Indonesian language at the Manahijul Huda Islamic Boarding School. This research is important because the Islamic boarding school environment is known as a multilingual space that fosters linguistic dynamics between regional languages, Arabic, and Indonesian. Indonesian, as the national language, requires positive affirmation in the form of pride to prevent it from being displaced in the context of religious communication and the students' daily lives. This study used a qualitative descriptive approach, with data collection techniques consisting of literature review and questionnaires. The subjects were 41 10th-grade male students at Manahijul Huda Integrated High School. Data were collected through a language attitude questionnaire based on pride indicators according to the theory of Garvin and Mathiot (1968). The results show that the majority of students demonstrate high self-confidence when using Indonesian, especially in formal contexts such as organizational activities, lessons, and speeches. Furthermore, the students view Indonesian as a symbol of national identity and support its preservation within the Islamic boarding school environment. These findings indicate that language pride is a crucial element in maintaining and strengthening the function of Indonesian amidst globalization and the dominance of foreign and local languages. Keywords: language attitude; pride; Indonesian; Islamic boarding school; students
CAMPUR KODE DALAM FILM PREMAN PENSIUN KARYA ARIS NUGRAHA Detia Gustriani; Hendaryan Hendaryan; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis jenis dan bentuk campur kode dalam Film Preman Pensiun karya Aris Nugraha serta mengeksplorasi potensinya sebagai alternatif pengembangan bahan ajar teks drama di tingkat pendidikan menengah Fase F kelas XI. Film ini dipilih karena menggambarkan realitas sosial masyarakat urban dengan dialog yang khas, mencerminkan fenomena sosiolinguistik seperti campur kode khususnya antara bahasa Indonesia, bahasa Sunda dan bahasa asing. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa campur kode dalam film meliputi campur kode intern (antar dialek/variasi dalam bahasa Indonesia) dan campur kode ekstern (perpaduan bahasa Indonesia, bahasa daerah dan bahasa asing). Unsur campur kode ini memperkaya karakter tokoh dan memperkuat latar budaya dalam teks drama. Berdasarkan hasil temuan tersebut Film Preman Pensiun dapat dijadikan alternatif pengembangan bahan ajar teks drama yang tidak hanya mengacu pada kemampuan apresiasi sastra siswa tetapi juga membuka wawasan mereka terhadap keberagaman bahasa dan budaya lokal. Penggunaan film sebagai bahan ajar juga dapat meningkatkan motivasi belajar dan mendekatkan siswa pada konteks kehidupan yang nyata.