Aqilatul Lathifah
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL DALAM LIRIK LAGU HATI-HATI DI JALAN KARYA TULUS Aqilatul Lathifah; Rizkia Apriliani; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.23350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna leksikal dan makna gramatikal yang terdapat dalam lirik lagu Hati-Hati di Jalan karya Tulus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik untuk mengungkap makna yang terkandung dalam kata-kata pada lirik lagu tersebut. Data diperoleh melalui teknik simak dan catat dengan cara mendengarkan lagu secara berulang, mencatat kata-kata yang relevan, serta menganalisis maknanya berdasarkan konteks penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 kata yang mengandung makna leksikal dan 10 kata yang mengandung makna gramatikal. Makna leksikal mencerminkan arti dasar kata sebagaimana tercantum dalam kamus, sedangkan makna gramatikal muncul akibat adanya proses gramatikal seperti afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Temuan ini menunjukkan bahwa lirik lagu Hati-Hati di Jalan kaya akan makna leksikal yang menggambarkan pengalaman emosional dan reflektif, serta makna gramatikal yang memperkuat ekspresi dan pesan lagu secara keseluruhan.
Konsep Waktu Dan Kehidupan Adat Masyarakat Jalawastu Anita Amelia; Rizkia Apriliani; Aqilatul Lathifah; Wahyuana Endah Setianingrum
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 19 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v19i2.31874

Abstract

This study aims to describe the concept of time in the traditional life of the Jalawastu community in Brebes Regency, Central Java. The study used a descriptive qualitative method with an ethnographic approach. Data were obtained through observation using the Simak Libat Bicara (SLC) technique. The results show that the Jalawastu community still maintains the use of traditional time terms including isuk, beurang, burit, peuting, and sandikala in their daily lives. The concept of time not only functions as an activity marker but is also related to customs, rituals, beliefs, and agricultural activities. In addition, the community continues to maintain traditional values ​​amidst the development of modern technology.