Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN BLOK M UNTUK MEMBENTUK KAWASAN YANG HIJAU DAN DINAMIS Naufal Ramadhan; Agung Cahyo Nugroho; Dini Agumsari
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i1.464

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di dalam kota merupakan elemen penting dalam membentuk ruang ketiga manusia. Data terakhir menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau di Jakarta baru mencapai 5% dari 30% kebutuhan minimal ruang terbuka hijau yang dibutuhkan dari total luas wilayah. Hal ini disebabkan oleh permasalahan urbanisasi, kemacetan dan padatnya wilayah DKI Jakarta yang mendorong pertumbuhan yang tidak memperhatikan ruang hijau. Penelitian desain ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting ruang terbuka hijau dalam kawasan Blok M dan memberikan solusi dalam optimalisasi ruang terbuka hijau di dalam kawasan kota. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode analisis kualitatif dengan mengidentifikasi luasan ruang terbuka hijau di Jakarta sesuai dengan standar minimum kebutuhan ruang terbuka hijau di dalam kota. Selanjutnya, analisis kawasan Blok M dilakukan berdasarkan Panduan Rancang Kota (PRK) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Kebayoran Baru dalam mendukung visi dan misi menjadi kawasan pemugaran yang hijau dan dinamis. Hasil penelitian desain diselaraskan dengan visi dan misi kawasan untuk membentuk kawasan yang lebih hijau dengan meminimalkan KDB dan memaksimalkan KLB kawasan komersial di Kebayoran Baru. Dengan demikian, capaian target ruang terbuka hijau untuk DKI Jakarta dapat tercapai.
KAJIAN MORFOLOGI PERMUKIMAN PERKOTAAN MENDUKUNG STRATEGI KAWASAN TANGGUH BENCANA PANJANG UTARA KOTA BANDAR LAMPUNG Fadhilah Rusmiati; Diana Lisa; Dini Agumsari
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2026
Publisher : KBK Perancangan Kota dan Perumahan Permukiman, Prodi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i3.4596

Abstract

Panjang Utara Village was selected as a Disaster Resilient Village by the Regional Disaster Management Agency (BPBD) and the Bandar Lampung Government in 2023. However, this has not yet been implemented due to the lack of data collection on the area's morphology that supports disaster mitigation. In general, the morphology that forms an area can be identified based on land use, road patterns, building forms, and open spaces as a basis for determining structural mitigation strategies. This study aims to analyze the morphology of residential areas in supporting the disaster mitigation strategy in Panjang Utara Village. This study uses a qualitative descriptive analysis method with figure ground theory. Secondary data collection consists of studies of regional spatial planning documents and area profiles. Meanwhile, primary data consists of satellite imagery from remote sensing processed with a Geographic Information System (GIS) and field observations. Land use morphology is dominated by the Panjang port area, settlements, infrastructure, hills and green open space, as well as trade and services. Several building and land typologies are used as temporary evacuation sites (TES), such as meeting halls, open fields, hills, and schools. The building's texture is homogeneous, indicating high density. The road network pattern is spinal, branching with tiered dimensions. The road network pattern and road width are considerations in determining disaster evacuation routes. The form of public open space functions as a TES in hill areas and open fields.