This Author published in this journals
All Journal Camellia
Rifa’atus Shalihah
Program Studi Ilmu Komputer, Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Halu Oleo, Kendari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Asam Oleat terhadap Karakteristik Fisik dan Penetrasi In Vitro Spray Emulgel Niasinamid Oleat Rifa'atul Mahmudah; Muhammad Handoyo Sahumena; Nurramadhani A. Sida; Hasnawati; Rifa’atus Shalihah; Siti Nurma
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 5 No 1 (2026): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v5i1.31755

Abstract

Pigmentasi kulit akibat paparan sinar ultraviolet menjadi salah satu masalah dermatologis yang banyak ditangani menggunakan agen pencerah kulit. Niasinamid diketahui mampu menghambat transfer melanosom, namun sifatnya yang hidrofilik menyebabkan penetrasinya ke kulit menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan Spray emulgel niasinamid menggunakan asam oleat sebagai enhancer serta mengevaluasi karakteristik fisik, stabilitas, dan kemampuan penetrasinya secara in vitro. Spray emulgel dibuat dalam empat formula dengan variasi konsentrasi asam oleat yaitu 0%; 1%; 2,5%; dan 5%. Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, pola penyemprotan, daya lekat, stabilitas Cycling test, dan uji penetrasi menggunakan sel difusi Franz. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula homogen dan stabil secara fisik dengan pH 5,15–5,98 serta viskositas 67,64–161,67 cPs. Formula dengan konsentrasi asam oleat 5% menghasilkan jumlah kumulatif penetrasi tertinggi sebesar 2901,3 µg/cm² dan fluks sebesar 8,1 µg/cm²/menit. Peningkatan konsentrasi asam oleat terbukti meningkatkan penetrasi niasinamid melalui kulit. Dengan demikian, formula Spray emulgel niasinamid menggunakan asam oleat 5% merupakan formula optimum berdasarkan stabilitas fisik dan efektivitas penetrasi in vitro.