Suandi Suandi
Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VIII pada Mata Pelajaran IPS melalui Metode Pembelajaran Inovatif di MTs Darul Ihsan Lelong Ria Wiranti; Suandi Suandi; Muzakir Muzakir
Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Tirai Edukasi Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/yf9em865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTs Darul Ihsan Lelong, mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar melalui metode pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru IPS dan siswa kelas VIII, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap IPS masih tergolong rendah, yang tercermin dari kurangnya perhatian, partisipasi, dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Guru berupaya meningkatkan minat belajar dengan menerapkan metode inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), diskusi kelompok, presentasi, serta penggunaan media digital berupa PowerPoint, LKPD, dan permainan edukatif Word Wall. Penerapan metode tersebut menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga mendorong sebagian besar siswa lebih aktif dan termotivasi. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana prasarana sekolah serta masih adanya siswa yang bersikap pasif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran inovatif berperan penting dalam meningkatkan minat belajar siswa, meskipun membutuhkan dukungan fasilitas dan strategi tambahan agar semua siswa dapat terlibat secara merata