Yanne Pradwi Efendi
Universitas Andalas, Padang, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Risiko Diabetes dan Sindrom Metabolik Berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan Glukosa Darah Sewaktu di Bukik Batabuah Dinda Aprilia; Eva Decroli; Alexander Kam; Yanne Pradwi Efendi; Athari Fadhila Namanda Putri
Abdika Sciena Vol 3 No 2 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 2, Desember 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i2.328

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) dan sindrom metabolik merupakan masalah kesehatan global dengan peningkatan prevalensi setiap tahun. Indeks massa tubuh (IMT) dan kadar glukosa darah merupakan indikator penting dalam menilai risiko DM dan sindrom metabolik pada populasi komunitas. Tujuan: Mengetahui karakteristik indikator risiko DM dan sindrom metabolik berdasarkan IMT, GDS dan demografis masyarakat Bukik Batabuah tahun 2024. Metode: Penelitian deskriptif observasional terhadap 69 responden. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, IMT, kategori IMT, dan GDS. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil: Rerata usia responden 50,93 tahun, dengan mayoritas perempuan (76,81%). Rerata IMT 23,23 kg/m² dengan 24,64% responden tergolong overweight–obesitas. Rerata GDS 130,59 mg/dL dengan nilai maksimum 337 mg/dL menunjukkan adanya risiko gangguan glukosa. Kesimpulan: Populasi Bukik Batabuah menunjukkan risiko metabolik yang ditandai dengan IMT di atas normal. Skrining komunitas dan intervensi promotif-preventif diperlukan  
Profil Metabolik pada Masyarakat Sijunjung: Studi Cross-Sectional Dinda Aprilia; Eva Decroli; Alexander Kam; Yanne Pradwi Efendi; Athari Fadhila Namanda Putri
Abdika Sciena Vol 4 No 1 (2026): JURABDIKES Volume 4 No 1, Juni 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v4i1.376

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) seperti obesitas, diabetes melitus (DM), dislipidemia, dan hiperurisemia merupakan permasalahan kesehatan yang semakin meningkat prevalensinya di Indonesia, termasuk di daerah pedesaan. Desa Lansek Manih kabupaten Sijunjung sebagai salah satu daerah di Sumatera Barat memiliki akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan sehingga deteksi dini terhadap faktor risiko metabolik menjadi sangat penting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil indeks massa tubuh (IMT), prevalensi diabetes melitus, kadar kolesterol, dan kadar asam urat pada masyarakat Desa Lansek Manih, Sijunjung. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Sebanyak 74 responden yang direkrut secara consecutive sampling dari kegiatan pengabdian masyarakat di desa Lansek Manih Sijunjung. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), status diabetes melitus, kadar kolesterol total, dan kadar asam urat. Hasil: Rerata usia responden adalah 49,62 tahun (18–70 tahun) dengan lebih banyak berjenis kelamin perempuan (57,97%). Rerata IMT sebesar 26,25 kg/m², dengan 62,16% responden termasuk kategori overweight dan obesitas. Sebanyak 12,16% responden terdiagnosis diabetes melitus. Rerata kadar kolesterol adalah 237 mg/dL dan rerata kadar asam urat adalah 6,12 mg/dL. Kesimpulan: Prevalensi overweight/obesitas, dislipidemia, dan diabetes melitus yang tinggi pada masyarakat desa Lansek Manih Sijunjung mengindikasikan perlunya program skrining dan intervensi dini terhadap faktor risiko metabolik di tingkat komunitas.