Fathya Rahma Kamilatunnuha
Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Screening Depresi, Stres, dan Kecemasan pada Peserta Pelatihan Kader ‘Aisyiyah PCA Kartasura Okti Sri Purwanti; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Wisnu Sri Hertinjung; Isnaini Herawati; Endang Nur Widiyaningsih; Ulfa Munawaroh Diniyah; Fathya Rahma Kamilatunnuha; Prima Afifah; Ihza Risqi Praditya; Fazaumi Nuriya Sayekti
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2638

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam menjalankan peran sebagai kader kesehatan masyarakat. Kegiatan screening ini bertujuan untuk mengetahui tingkat depresi, stres, dan kecemasan pada kader ‘Aisyiyah PCA Kartasura melalui instrumen DASS-21. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juni 2025 dengan 47 kader sebagai responden. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi, dan pengisian skala DASS-21. Hasil menunjukkan sebagian besar kader, baik dewasa maupun lansia, berada pada kategori normal dalam ketiga aspek yang diukur. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh dukungan sosial, religiusitas, penerimaan diri, dan strategi coping yang adaptif. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam pelaksanaan program promotif dan preventif kesehatan mental pada masyarakat di wilayah Kartasura. Diperlukan pelatihan rutin lanjutan guna meningkatkan keterampilan kader dalam menangani isu kesehatan mental di masyarakat
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER AISYIYAH TENTANG PENYAKIT KRONIS SERTA KESEHATAN MENTAL Okti Sri Purwanti; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Wisnu Sri Hertinjung; Isnaini Herawati; Endang Nur Widiyaningsih; Fathya Rahma Kamilatunnuha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33795

Abstract

Abstrak: Gangguan mental sering kali menyertai penyakit kronis, meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Kader ‘Aisyiyah sebagai ujung tombak promosi kesehatan memiliki peran strategis, tetapi pemahaman mereka tentang kesehatan mental dan penyakit kronis masih perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader ‘Aisyiyah dalam skrining dan manajemen kesehatan mental pada penyakit kronis melalui pelatihan intensif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan Puskesmas Kartasura dan penyusunan materi), pelaksanaan (edukasi, pelatihan DASS-21, teknik relaksasi, dan brain gym), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Peserta terdiri dari 47 kader ‘Aisyiyah dengan variasi usia dan latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 55,3% (kategori baik) pada pre-test menjadi 61,7% pada post-test. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan efektif meningkatkan pemahaman kader tentang kesehatan mental dan penyakit kronis. Untuk keberlanjutan, diperlukan pelatihan berkala serta pendampingan lebih intensif. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperbaiki manajemen waktu untuk meningkatkan efektivitas intervensi.Abstract: Mental health disorders often accompany chronic diseases, increasing the risk of morbidity and mortality. Aisyiyah cadres, as the spearheads of health promotion, play a strategic role, but their understanding of mental health and chronic diseases still needs to be improved. The objective of this community service is to improve the knowledge and skills of Aisyiyah cadres in mental health screening and management for chronic diseases through intensive training. The implementation method includes three stages: preparation (coordination with the Kartasura Community Health Center and preparation of materials), implementation (education, DASS-21 training, relaxation techniques, and brain gym), and evaluation (pre-test and post-test). Participants consisted of 47 Aisyiyah cadres with varying ages and educational backgrounds. The results showed an increase in knowledge from 55.3% (good category) in the pre-test to 61.7% in the post-test. The conclusion of this activity is that the training is effective in increasing cadres' understanding of mental health and chronic diseases. For sustainability, regular training and more intensive mentoring are needed. Suggestions for future research include improving time management to increase the intervention's effectiveness.