Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diagnosis Miskonsepsi Kimia Siswa SMA melalui Instrumen Diagnostik: Tinjauan Sistematis dan Implikasi Penggunaan HyperChem dalam Pembelajaran Sania Losiana Yomaki; Radite Yogaswara; Yunita Pare Rombe; Murtihapsari Murtihapsari
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.3149

Abstract

Miskonsepsi merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran kimia yang dapat menghambat pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan penelitian mengenai diagnosis miskonsepsi kimia pada siswa SMA, mengidentifikasi kecenderungan penggunaan instrumen diagnostik, serta memetakan materi kimia yang paling sering mengalami miskonsepsi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Data diperoleh dari artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025 melalui Google Scholar dan Google Search. Dari 55 artikel yang ditemukan, sebanyak 17 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa two-tier diagnostic test merupakan instrumen yang paling banyak digunakan, diikuti oleh five-tier, three-tier, four-tier, dan instrumen berbasis Certainty of Response Index (CRI). Miskonsepsi paling banyak ditemukan pada materi hidrokarbon, asam basa, larutan penyangga, ikatan kimia, struktur atom, laju reaksi, dan gaya antarmolekul. Temuan ini menunjukkan bahwa miskonsepsi masih dominan pada konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak. Oleh karena itu, penggunaan instrumen diagnostik yang tepat serta pembelajaran berbasis visualisasi, seperti HyperChem, berpotensi meningkatkan pemahaman konseptual siswa.