Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Intensitas Cahaya Pada Area Produksi Terhadap Kenyamanan dan Efektivitas Kerja Sesuai Dengan Standar Pencahayaan Heri Setiawan; Crisantus Abel Cato Hutajulu; Vincensius Dika Ivanda; Wahyuni Tesy Anggara; Adrian Tanaka; Damian Bactiar Situmorang; Jovanda Tri Wardana
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 2 No. 3 (2025): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v2i3.428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas pencahayaan di area produksi PT. Kerupuk XYZ dan menilai kesesuaiannya dengan standar pencahayaan kerja berdasarkan SNI 16-7062-2023. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung menggunakan lux meter digital serta observasi kondisi distribusi cahaya di delapan area kerja, seperti pengadonan, pencetakan, penggorengan, pengemasan, gudang, ruang istirahat, dan area penerimaan bahan baku. Pengukuran dilakukan saat kondisi kerja normal dan dibandingkan dengan standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga area memiliki pencahayaan di bawah standar (pengadonan, penggorengan, dan gudang), satu area memiliki pencahayaan berlebih (ruang istirahat), dan empat area telah sesuai standar. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi dan perbaikan sistem pencahayaan untuk mendukung efektivitas kerja dan kenyamanan visual karyawan
Analisis Limbah Ikan Giling Berbasis Ekologi Industri Callysta Aurelia; Gabriella Shany Tetalonika Galingging; Wahyu Hidayat; Muhammad Athallah Ghibrandi; Vincensius Dika Ivanda; Adrian Tanaka; Maria Keristin Novianti Panggabean
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1192

Abstract

UMKM Ikan Giling “X” di Kota Palembang menghasilkan ikan giling tenggiri dan gabus dengan proses pemisahan daging, tulang, kulit, dan jeroan yang masih manual. Kondisi tersebut menimbulkan kehilangan material dan pembuangan limbah organik tanpa pemilahan, sehingga berpotensi menciptakan bau, pencemaran area produksi, serta hilangnya peluang nilai tambah. Penelitian ini bertujuan menganalisis aliran material, mengidentifikasi akar penyebab permasalahan limbah, dan merumuskan rekomendasi penerapan ekologi industri pada UMKM ikan giling. Penelitian menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif dengan dukungan pengukuran kuantitatif melalui Material Flow Analysis, observasi proses, wawancara pemilik dan pekerja, serta pemetaan akar masalah menggunakan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata input ikan segar sebesar 85 kg per hari menghasilkan 62 kg ikan giling dan 23 kg limbah, atau 27,1% dari total material masuk. Limbah terdiri atas tulang ikan 9 kg, kulit ikan 7 kg, jeroan ikan 5 kg, dan limbah cair pencucian 2 kg per hari. Faktor utama penyebabnya meliputi ketiadaan SOP, rendahnya pemilahan, keterbatasan alat, dan belum adanya mitra pemanfaatan limbah. Rekomendasi penelitian diarahkan pada pemilahan limbah, penguatan prosedur kerja, penggunaan alat bantu, dan pengembangan produk turunan berupa tepung tulang, keripik kulit, pupuk organik, serta kerja sama simbiosis industri.