Fries Melia Salviana
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investor Protection and Legal Enforcement: Defaults and Digital-Age Illegal Investments Edi Krisharyanto; Fries Melia Salviana
Lex Publica Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58829/lp.12.2.2025.324

Abstract

This paper examines the current landscape of investor protection and legal enforcement in Indonesia, focusing on the rising prevalence of default cases and illegal investment schemes. As the Indonesian capital market expands, retail investors remain vulnerable to fraudulent financial products and contractual breaches. Using normative legal analysis combined with case studies of recent high-profile defaults, this research evaluates the effectiveness of the Financial Services Authority (OJK) and the existing regulatory framework in providing legal certainty. The findings suggest that although Indonesia has established comprehensive regulations, enforcement mechanisms remain inconsistent. Bureaucratic complexities and the absence of integrated digital monitoring often weaken implementation. The study also highlights challenges in asset recovery for victims of illegal investments, where legal proceedings frequently fail to restore financial losses. Strengthening investor protection requires more rigorous supervision, swifter judicial action, and greater public financial literacy to mitigate the impact of “shadow banking” and unauthorized investment entities.
Urgensi Pengaturan Rebus Sic Stantibus Pada Kontrak Privat di Indonesia Galuh irvandika; Edi Krishariyanto; Fries Melia Salviana
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.1867

Abstract

Pacta sunt servanda memberikan sebuah kepastian hukum dalam kontrak sehingga memberikan jaminan bagi para pihak untuk melakukan pemenuhan hak dan tanggungjawabnya. Namun dewasa ini eksistensi pacta sunt servanda mulai diuji ketika adanya sebuah perubahan keadaan yang mempengaruhi keseimbangan kontrak yang bermuara pada munculnya sebuah ketidakadilan jika tetap dilakukan. Untuk mengatasi hal tersebut dalam hukum perjanjian internasional menganal asas rebus sic stantibus sebagai pembatas daya mengikatnya sebuah kontrak. Dalam hukum positif di Indonesai mengenai kontrak privat tidak mengatur mengenai asas rebus sic stantibus, sehingga asas tersebut jarang digunakan oleh para kontraktan. Meskipun asas rebus sic stantibus tidak diatur dalam hukum Positif di Indonesia asas ini bisa diterapkan pada kontrak privat, mengingat Buku III KUHPerdata yang mengatur mengenai perikatan mempunyai sifat terbuka dan mengatur. Tujuan penelitian ini adalah memeberikan sebuah solusi pada permasalahan pelaksanaan kontrak yang tak lagi relevan dikarenakan adanya perubahan keadaan. Metode penelitian yang digunakan dalam Tesis ini ialah menggunakan metode penelitan normatif yuridis.