Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengenalan Sel Surya Berbasis Mikroalga Kepada Siswa SMK Negeri 4 Ambon Eka Rahmat Mahayani Anthonio Putera Lilipaly; Ivonne Telussa; Ludwina Pormes
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.15951

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk tanggung jawab sosial atas pengembangan dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bagi seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi langsung kepada masyarakat melalui metode ilmiah yang berorientasi pada pemecahan masalah. Pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menambah rasa keingintahuan siswa terhadap topik sains dan matematika, terutama pada siswa SMK Negeri 4 Ambon. Pada umumnya kedua mata pelajaran ini dianggap sulit oleh kebanyakan peserta didik. Banyak yang menganggap hanya orang-orang yang pintar yang belajar sains. Padahal setiap hari kita senantiasa bertemu dengan sains. Berdasarkan fenomena inilah, diperlukan suatu wadah yang dapat memunculkan rasa suka dan cinta terhadap sains, yaitu dengan cara membentuk suatu program pengenalan sains melalui demo sains khususnya eksperimen kimia sederhana. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024, diharapkan dapat menjadikan seluruh siswa untuk mencintai sains. Oleh sebab itu kegiatan-kegiatannya dirancang secara atraktif dan edukatif agar siswa merasa senang dan kegiatan-kegiatannya juga memuat materi percobaan sains dengan metode yang menyenangkan dan menakjubkan. Penjelasan mengenai keunggulan mikroalga yang dapat diaplikasikan menjadi sel surya, diharapkan dapat memberikan rasa keingintahuan siswa mengenai energi terbarukan, khususnya sel surya berbasis bahan organik. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan siswa tentang sains di sekolah.
Edukasi Pengelolaan Obat (DAGUSIBU) kepada Masyarakat Desa Asilulu untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pengelolaan Obat yang Benar Evangeline Pentury; Ivonne Telussa; Nikmans Hattu; Jolantje Latupeirissa; Windy Natalia Nusaly
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19133

Abstract

Swamedikasi merupakan praktik umum untuk mengatasi masalah kesehatan ringan tanpa konsultasi medis, namun mengandung risiko jika dilakukan dengan tidak tepat. Program pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Asilulu dengan menggunakan pendekatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang tepat. Program ini berfokus pada konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) yang bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang praktik mengelola obat yang tepat-mulai dari memperoleh obat dari sumber terpercaya hingga membuang obat yang sudah kedaluwarsa dengan aman. Kegiatan diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat, diikuti dengan sesi penyuluhan interaktif dan pembagian materi edukasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang rasional, termasuk penggunaan obat yang tepat, penyimpanan yang aman, serta pembuangan obat yang ramah lingkungan. Kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya dari pengelolaan obat yang tidak tepat juga meningkat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam menumbuhkan perilaku rasional dalam penggunaan obat. Pentingnya hasil ini terletak pada kontribusi nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dan upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pengelolaan obat yang benar
Pemanfaatan Sayur Bayam Sebagai Cemilan Sehat untuk Mengatasi Stunting di Desa Hatusua, Kab. Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku Yusthinus Thobias Male; Hanoch Julianus Sohilait; Serly Jolanda Sekewael; Imanuel Berly Delvis Kapelle; Hellna Tehubijuluw; Chaterina Manukpadang Bijang; Nikmans Hattu; Ivonne Telussa; Antho Netty Siahaya; Rosmawaty Rosmawaty; Mario Rowan Sohilait
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19628

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Desa Hatusua, Seram Bagian Barat, menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi seimbang akibat rendahnya konsumsi makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi serta memperkenalkan inovasi pengolahan sayur bayam sebagai cemilan sehat yang menarik bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup survei awal, dan pelatihan pembuatan cemilan berbahan dasar bayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta perubahan pola makan anak-anak yang lebih menerima cemilan berbahan dasar bayam. Selain itu, beberapa peserta berantusias mengikuri pelatihan dalam pembuatan kripik bayam berbasis cemilan sehat sebagai peluang ekonomi lokal. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis pangan lokal dan keterlibatan masyarakat secara aktif dapat menjadi solusi efektif dalam penanggulangan stunting. Program ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna menciptakan keberlanjutan dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Sosialisasi dan Edukasi Interaktif Tentang Resistensi Antibiotik Bagi Siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah Dwi Anggara Putri Usman; Ivonne Telussa; Nelson Gaspersz; Irwan Rutu; Milda Rianty Lakoan
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.22918

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena dapat menurunkan efektivitas pengobatan infeksi. Rendahnya pemahaman masyarakat, terutama remaja, terhadap penggunaan antibiotik yang benar menjadi alasan penting dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pra-kegiatan (observasi dan koordinasi), pelaksanaan (sosialisasi, diskusi interaktif, dan kuis edukatif), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Kegiatan diikuti oleh 30 siswa dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 30% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap penggunaan antibiotik dengan lebih berhati-hati dan tidak menggunakan obat tanpa resep dokter. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif interaktif efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan di kalangan pelajar. Kegiatan ini penting karena memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesadaran generasi muda dalam mencegah resistensi antibiotik dan berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis sekolah di wilayah kepulauan.