This Author published in this journals
All Journal Honeste Vivere
Srye Micze Ridua
a:1:{s:5:"en_US";s:29:"Universitas Kristen Indonesia";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

JAMINAN KONSTITUSI TERHADAP HAK-HAK MASYARAKAT ADAT DARI AKTIVITAS PERTAMBANGAN DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Srye Micze Ridua
Honeste Vivere Vol 36 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55809/hv.v36i1.646

Abstract

Penelitian ini menganalisis jaminan konstitusi terhadap hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Halmahera Timur dalam menghadapi aktivitas pertambangan nikel. Meskipun UUD NRI 1945 Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) memberikan pengakuan dan perlindungan konstitusional terhadap Masyarakat adat beserta hak-hak tradisionalnya, implementasi di lapangan menunjukan ketimpangan yang signifikan. Masyarakat adat di halmahera Timur mengalami kriminalisasi, perampasan tanah ulayat, dan kerusakan lingkungan akibat ekspansi pertambangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis kesenjangan antara jaminan konstitusi dan realitas penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukan bahwa regulasi pertambangan, khususnya UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020, belum harmonisasi dengan prinsip-prinsip perlindungan hak masyarakat adat, menciptakan konflik struktural yang merugikan komunitas lokal. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi, penguatan mekanisme perlindungan hukum, dan iomplementasi prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) dalam setiap kegiatan pertambangan yang memengaruhi wilayah adat.