Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola pada peserta didik kelas X SMK TI Bali Global Singaraja, di mana pada siklus 1 peserta didik yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 8 peserta didik di penilaian koginitif dengan persentase 75% dari keseluruhan peserta didik sebanyak 30 dan terdapat juga pada penilaian psikomotrik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal sebanyak 8 peserta didik dengan persenatase 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi model Project-Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas X SMK TI Bali Global Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PjBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada pelaksanaan Siklus I, ketuntasan aspek sikap meningkat menjadi 100%, sementara pengetahuan dan keterampilan masing-masing mencapai 75%. Pada Siklus II, seluruh aspek penilaian mencapai ketuntasan 100%. Model PjBL dalam penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar shooting sepak bola pada peserta didik kelas X di SMK TI Bali Global Singaraja, meningkatkan motivasi belajar, serta memfasilitasi internalisasi teknik shooting secara lebih mendalam melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan kolaboratif.