Mukhamad Khoirul Huda
Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, indoneisia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN PAI UNTUK MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DI SMA SABILUTH THOYYIB KOTA PASURUAN Mukhamad Khoirul Huda; Sofiyulloh; Abd. Azis
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya menuntut siswa memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menganalisis, memecahkan masalah, dan mengaitkan nilai-nilai Islam dengan kehidupan sehari-hari. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa cenderung pasif dan kemampuan berpikir kritis belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) agar proses pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini berfokus pada: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Problem Based Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? 2) Bagaimana pelaksanaan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam ditinjau dari munculnya indikator berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? 3) Bagaimana implikasi penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau masalah yang sedang dikaji secara mendalam melalui pendekatan deskriptif. Sedangkan penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau memaparkan gejala, fakta, dan proses pembelajaran secara sistematis dan akurat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.