Sakina, Nayla Balqis
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM KONTROL SUHU DAN KELEMBAPAN BERBASIS LOGIKA FUZZY FEEDBACK – FEEDFORWARD PADA MESIN PENETAS TELUR Sakina, Nayla Balqis; Rusli, Moch.; Rahmadwati, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat keberhasilan penetasan telur secara konvensional yang hanya berkisar 50–60% menjadi tantangan tersendiri bagi peternak skala UMKM, terutama akibat ketidakmampuan menjaga kestabilan suhu dan kelembapan di tengah fluktuasi iklim tropis yang dapat mencapai 8 – 12°C per hari. Mesin penetas telur komersial yang umum digunakan masih mengandalkan kontrol on-off dengan osilasi suhu tinggi atau PID yang performanya menurun pada sistem termal nonlinier, sementara kontrol fuzzy feedback konvensional baru bereaksi setelah penyimpangan suhu terjadi. Penelitian ini merancang sistem kontrol suhu dan kelembapan mesin penetas telur berbasis logika fuzzy metode Mamdani dengan arsitektur hybrid feedback–feedforward untuk suhu dan fuzzy feedback untuk kelembapan berbasis mikrokontroler ESP32. Sensor DHT22 eksternal mendeteksi gangguan suhu lingkungan secara antisipatif sebelum berdampak pada suhu internal, sementara sensor internal mengoreksi penyimpangan terhadap setpoint 37°C dan 58% RH melalui pengaturan daya lampu pijar via AC light dimmer dan kecepatan kipas via driver L298N. Hasil pengujian menunjukkan algoritma fuzzy yang berjalan pada ESP32 konsisten dengan simulasi MATLAB, dengan selisih keluaran di bawah 1%. Sistem berhasil mencapai kondisi stabil dengan settling time 910 detik dan overshoot 0,324% untuk suhu serta 1090 detik dan 1,034% untuk kelembapan. Pada kondisi steady state, suhu dan kelembapan masing-masing terjaga pada 36,52 – 37,12°C dan 57,60 – 58,66% RH. Saat diberi gangguan pembukaan pintu, sistem mampu memulihkan suhu dalam 330 detik dan kelembapan dalam 295 detik tanpa melampaui batas kritis suhu 38°C. Hasil ini membuktikan bahwa arsitektur fuzzy hybrid feedback–feedforward mampu menjaga kestabilan iklim mikro penetasan secara kokoh (robust) terhadap gangguan mendadak, sekaligus menawarkan alternatif solusi kontrol presisi tinggi yang terjangkau bagi peternak skala UMKM.Kata Kunci—Fuzzy, Suhu, Kelembapan, Feedforward.