Ayam broiler sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan tempat hidupnya. Temperatur yang terlalu tinggi, kelembapan berlebih, atau kadar amonia yang meningkat dalam kandang closed house dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan kualitas ternak. Sementara itu, sebagian besar kandang yang ada saat ini masih mengandalkan pengaturan kecepatan kipas ventilasi secara manual melalui potensiometer pada Variable Frequency Driver (VFD). Penelitian ini mengembangkan sistem yang mampu melakukan pengendalian tersebut secara otomatis dengan mempertimbangkan ketiga variabel lingkungan sekaligus. Sistem dirancang dalam dua modul berbasis mikrokontroler ESP32: modul sensor yang membaca temperatur, kelembapan, dan konsentrasi amonia menggunakan sensor SHT31 dan MEMS NH3, serta modul kontrol yang menentukan kecepatan kipas yang dibutuhkan menggunakan inferensi logika fuzzy Mamdani dan menggerakkan potensiometer bermotor melalui kontrol PID digital. Kedua modul berkomunikasi secara nirkabel menggunakan protokol ESP-NOW. Hasil validasi menunjukkan inferensi fuzzy pada perangkat keras mampu mereproduksi hasil simulasi MATLAB dengan error rata-rata 0,089964 Hz dan error relatif 0,24%. Sistem kontrol PID menghasilkan respons yang stabil dengan rising time 2,079 s, settling time 3,981 s, dan steady-state error relatif 0,03%. Pengujian sistem secara keseluruhan menunjukkan frekuensi VFD berhasil dikendalikan sesuai perubahan kondisi lingkungan kandang dengan error relatif pada steady state sebesar 0,68%. Kata Kunci: Closed house, logika fuzzy Mamdani, kontrol PID digital, Variable Frequency Driver, ESP-NOW, ESP32, ventilasi kandang ayam broilerÂ