Kondisi mikroklimat pada kandang ayam broiler tipe closed house perlu dipantau secara terdistribusi karena suhu, kelembapan relatif, dan gas amonia dapat berbeda pada setiap titik akibat pengaruh ventilasi, kepadatan ternak, kondisi litter, sekat kandang, serta posisi terhadap inlet dan outlet. Penelitian ini merancang sistem monitoring mikroklimat berbasis arsitektur one master-multi slave menggunakan komunikasi ESP-NOW. Sistem terdiri atas empat node slave ESP32-S2 untuk membaca suhu, kelembapan relatif, dan indikasi gas amonia, serta satu node master ESP32-S3 yang menerima data, menampilkan informasi pada OLED, dan mengirimkan data ke Google Sheets sebagai media datalogging. Pengujian dilakukan melalui pengujian sensor, komunikasi ESP-NOW, dan pengujian lapangan pada kandang ayam broiler closed house. Hasil pengujian sensor SHT31 menunjukkan bahwa setelah koreksi, selisih rata-rata pembacaan suhu terhadap alat pembanding berada pada rentang 0,26-0,34%, sedangkan kelembapan berada pada rentang 0,32-0,71%. Pengujian komunikasi menunjukkan ESP-NOW mampu mencapai packet delivery ratio 98-100% pada skenario singlehop di area terbuka dan tetap dapat digunakan pada lingkungan kandang. Pengujian lapangan selama 1 bulan menghasilkan 504 data penuh dari 745 data yang direncanakan, dengan kegagalan utama akibat konektivitas Wi-Fi atau internet menuju Google Sheets. Hasil monitoring menunjukkan adanya variasi suhu dan kelembapan antar titik, terutama pada fase brooding, serta kecenderungan nilai amonia lebih tinggi pada node yang lebih jauh dari inlet. Dengan demikian, sistem layak digunakan sebagai alat bantu pemantauan mikroklimat kandang ayam broiler closed house, meskipun pembacaan amonia masih bersifat relatif karena belum dikalibrasi dalam satuan ppm. Kata Kunci: Ayam Broiler, Kandang Closed House, ESP-NOW, Mikroklimat, Sistem Monitoring, Datalogging